Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:20 WIB
Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) berbincang dengan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/kye]
baca 10 detik
  • SMRC sebut Gibran jadi beban negara akibat polemik ijazah MK.
  • Elektabilitas wapres dikabarkan ambles tajam berdasarkan survei terbaru.
  • Gibran didesak tunjukkan ijazah atau mundur dari kursi RI 2.

Suara.com - Isu ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dipersoalkan Mahkamah Konstitusi memicu gelombang sentimen negatif publik.

Dampaknya, tingkat keterpilihan putra sulung Presiden Ketujuh Joko Widodo itu dikabarkan anjlok drastis menjelang Pemilu 2029.

Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting, Saiful Mujani, menilai posisi sang wakil presiden kini telah menjadi beban bagi negara.

Ilustrasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digugat ke Mk. [Suara.com/Syahda]
Ilustrasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digugat ke Mk. [Suara.com/Syahda]

Penilaian tersebut merujuk pada hasil temuan survei lembaganya yang menangkap derasnya arus ketidakpercayaan masyarakat.

"Karena sentimen masyarakat tergiring, itu sangat negatif. Gibran tuh jadi beban negara, kira-kira begitu," ujar dia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Guru Besar Ilmu Politik itu memilih menyimpan angka pasti penurunan elektabilitas demi waktu rilis resmi.

"Besok dirilis, udah," jawabnya singkat.

Menyikapi situasi pelik ini, ia mendorong para legislator di Senayan agar segera merespons temuan hukum tersebut.

Kelambanan parlemen dikhawatirkan dapat memicu kemarahan publik yang berbalik mengancam eksistensi para anggota dewan.

baca juga

"Bisa-bisa mereka akan ditinggalkan juga gitu oleh masa dalam masa pemilu yang akan datang, dan itu harus dicegah," tegas Saiful.

Sebagai solusi konkret, Gibran ditantang untuk segera membuka dokumen ijazah aslinya ke hadapan publik.

Apabila dokumen yang dipersyaratkan itu memang tidak wujud, langkah mundur dinilai sebagai opsi paling kesatria.

"Tunjukkan saja ijazahnya, kalau memang ada. Kalau tidak ada tinggal mundur saja, menurut saya," tandas dia.

Mahkamah Konstitusi sebelumnya menerbitkan Putusan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang menyoroti ketiadaan ijazah sekolah menengah sesuai syarat pendaftaran Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

Survei: Skor Kepemimpinan Gibran Cuma 4,4, Kompetensi Terendah Kedua

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Studi SMRC: Skor Kualitas Kepemimpinan Prabowo Cuma 5,1 dari 10

Studi SMRC: Skor Kualitas Kepemimpinan Prabowo Cuma 5,1 dari 10

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Terkini

Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU

Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Dibuka Anjlok 8% dan Langsung Trading Halt

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Dibuka Anjlok 8% dan Langsung Trading Halt

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur

Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Profil dan Karier Amaluddin Syarif, Ikon Cover MP3 yang Meninggal Dunia

Profil dan Karier Amaluddin Syarif, Ikon Cover MP3 yang Meninggal Dunia

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

Nonton Synchronize Fest 2026 Makin Praktis, ShopeeFood Hadirkan Layanan Pesan Makanan Tanpa Antre

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Katalog Promo Superindo Weekend 16-18 Oktober 2026, Migor dan Daging Diskon Besar!

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:51 WIB

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:44 WIB

×