Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:48 WIB
Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi
Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM Gabriel Lele mengkritik imbauan Menkes pada Senin (19/10/2026) agar warga karhutla berdiam di rumah.
  • Pemerintah dinilai mengabaikan tanggung jawab penegakan hukum terhadap pelaku karhutla dan membiarkan masyarakat menanggung dampak kelalaian.
  • Karhutla bukan bencana alam murni melainkan ulah manusia, sehingga pemerintah wajib melakukan tindakan pencegahan konkret.

Suara.com - Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL UGM, Gabriel Lele, menyoroti imbauan Menteri Kesehatan (Menkes) agar warga terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beradaptasi dan berdiam di rumah (stay at home).

Ia menilai pernyataan tersebut merupakan bentuk pengabaian tanggung jawab minimal pemerintah dalam mengatasi bencana yang dipicu kelalaian manusia (man-made disaster).

Menurut Gabriel, imbauan beradaptasi seharusnya tidak dilontarkan di tengah ketiadaan penegakan hukum dan langkah pencegahan sistematis dari pemerintah. 

"Kalau tidak ada langkah penanganan yang serius, termasuk langkah pencegahannya, lalu masyarakat diminta untuk melakukan adaptasi, itu pernyataan yang sangat konyol dan tidak bertanggung jawab," kata Gabriel kepada Suara.com, Senin (19/10/2026).

Alih-alih menyelesaikan masalah karhutla, masyarakat kini justru dipaksa menanggung akibat dari kelalaian tata kelola bencana. Sementara pelaku utama penyebab karhutla tidak pernah ditindak tegas hingga ke akar-akarnya.

"Kita belum melihat aksi yang serius untuk itu, lalu muncul pernyataan fatalis masyarakat diminta untuk menyesuaikan diri," tegasnya.

Gabriel bilang perlindungan masyarakat memang diperlukan, tetapi harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum dan pencegahan. 

Pemerintah, kata dia, perlu menunjukkan tindakan konkret agar imbauan kepada warga tidak berhenti sebagai respons terhadap dampak kebakaran.

"Masyarakat itu pasti kok menyesuaikan diri, tetapi masa begitu pemerintah? Kan harusnya pemerintah melakukan bagiannya, lalu elegannya pemerintah mengatakan ini langkah tegas sedang kita lakukan, sejumlah penanganan sedang kita lakukan secara serius dan sambil menunggu hasil yang kongkrit masyarakat diminta untuk waspada tinggal di rumah, misalnya," ujarnya.

baca juga

Ironi penanganan bencana semakin memuncak seiring mencuatnya dugaan korupsi anggaran bencana di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Ditambahkan Gabriel, persoalan karhutla tidak tepat diperlakukan sebagai bencana alam murni yang mengharuskan masyarakat menerima keadaan sebagai sesuatu yang tidak dapat dicegah. 

Ada unsur manusia dalam kebakaran sehingga tanggung jawab pencegahan dan penanganannya harus dituntaskan oleh pemerintah.

"Kalau adaptasi itu kan berarti, oh, ini pasti akan terjadi, terjadi terus dan pemerintah nggak bisa ngatasin, ya sudah, daripada seperti itu masyarakat diminta untuk beradaptasi, kan ini bukan bencana alam murni ya, ini kan ada unsur manusianya," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDAI Ungkap Alasan Anak Lebih Rentan Terdampak Asap Karhutla Dibanding Orang Dewasa

IDAI Ungkap Alasan Anak Lebih Rentan Terdampak Asap Karhutla Dibanding Orang Dewasa

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Asap Karhutla Mulai Menjauh, Jakarta Tetap Waspada Hadapi Ancaman Polusi Udara

Asap Karhutla Mulai Menjauh, Jakarta Tetap Waspada Hadapi Ancaman Polusi Udara

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:44 WIB

IDAI Minta Sekolah Terapkan 6 Langkah Lindungi Anak dari Asap Karhutla

IDAI Minta Sekolah Terapkan 6 Langkah Lindungi Anak dari Asap Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jelang Wisuda Akhir November, Mahasiswi IPB Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

BEI Tak Ikut Campur Soal Agunan Kredit Saham Emiten Haji Isam di Bank Mandiri

BEI Tak Ikut Campur Soal Agunan Kredit Saham Emiten Haji Isam di Bank Mandiri

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Media Asing Sebut IHSG Rekor Terburuk, Investasi Rp101 Triliun Bisa Lenyap

Media Asing Sebut IHSG Rekor Terburuk, Investasi Rp101 Triliun Bisa Lenyap

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Dua Pemuda Sajira dan Warunggunung Diciduk Tim Penyidik Polres Lebak Saat Bawa Tembakau Sintetis

Dua Pemuda Sajira dan Warunggunung Diciduk Tim Penyidik Polres Lebak Saat Bawa Tembakau Sintetis

Banten | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Sambut Akhir Tahun, Ini Panduan Liburan Natal Bernuansa K-Pop di Resorts World Sentosa

Sambut Akhir Tahun, Ini Panduan Liburan Natal Bernuansa K-Pop di Resorts World Sentosa

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Saham Konglo Melawan, Siapkan Amunisi Buyback di Tengah Denda Triliunan Rupiah

Saham Konglo Melawan, Siapkan Amunisi Buyback di Tengah Denda Triliunan Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

Jakarta Timur Kini Punya Dua 'Penampung Banjir' Raksasa

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan Tembus 98% di 2045

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan Tembus 98% di 2045

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:39 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:38 WIB

×