DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:34 WIB
DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air
Ilustrasi kemarau mengakibatkan tanah kering. Sumber: Magnific.com
baca 10 detik
  • BMKG Yogyakarta melaporkan Kabupaten Bantul mencatat durasi hari tanpa hujan terpanjang di Indonesia mencapai 161 hari.
  • Pakar hidrologi UGM Agus Maryono menyarankan edukasi pemanenan air hujan dan revitalisasi sumber air lokal untuk mengatasi kekeringan.
  • Masyarakat diimbau mewaspadai potensi kebakaran lahan akibat kebiasaan membakar sampah selama musim kemarau yang sangat kering ini.

Suara.com - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Indonesia pada musim kemarau tahun ini. Berdasarkan data pemantauan BMKG, periode tanpa hujan tersebut mencapai 161 hari.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II BMKG Yogyakarta, Mamenun, mengonfirmasi bahwa rekor durasi tanpa hujan terlama di tingkat nasional tercatat di pos pengamatan curah hujan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pajangan, Kabupaten Bantul.

"Untuk Hari Tanpa Hujan tercatat terpanjang 161 hari di pos pengamatan di Pajangan, Kabupaten Bantul," kata Mamenun saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

Mamenun menjelaskan, perbandingan data antarprovinsi menunjukkan sejumlah titik pengamatan di DIY menempati posisi teratas dalam hal durasi HTH berturut-turut.

"Yang dimaksud terlama di Indonesia itu, memang HTH terpanjang ada di pos BPP Pajangan, Kabupaten Bantul itu. Ini menjadi terpanjang bila dibandingkan dengan titik-titik pengamatan di setiap provinsi," ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa pos pengamatan lain di DIY juga mencatat durasi HTH yang cukup panjang. Pos Sumber Daya Air (SDA) Pundong, Bantul, mencatat 159 hari tanpa hujan, disusul Pos SDA Ringinharjo, Bantul, selama 147 hari dan BPP Rongkop, Gunungkidul, selama 145 hari.

"Bervariasi untuk seluruh titik pengamatan di DIY yang secara umum sudah lebih dari 60 hari (HTH)," ungkapnya.

Menanggapi fenomena tersebut, pakar hidrologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Agus Maryono, menilai penanganan kekeringan di daerah terdampak tidak boleh hanya mengandalkan bantuan darurat berupa distribusi air bersih secara terus-menerus.

"Dropping air jangan sampai itu membuat tahun depan drop lagi. Sehingga mungkin bisa dibagi dua, dropping air sedikit tapi yang kemudian kedua diedukasi untuk memanen air hujan," kata Agus.

baca juga

Menurut Agus, masyarakat di daerah terdampak perlu menghidupkan kembali sarana pemanenan air hujan tradisional serta mengoptimalkan penampungan air, seperti toren beton maupun kolam penampung, untuk menghadapi musim kemarau berikutnya.

Selain memanen air hujan, pencarian dan optimalisasi sumber air lokal juga menjadi langkah penting. Agus menyarankan pengerukan sungai yang mengering serta revitalisasi mata air yang mulai meredup agar kembali bisa dimanfaatkan warga.

"Mata air-mata air yang mati mungkin bisa dihidupkan lagi, direvitalisasi, ya hal-hal yang membuat dia mati diregenerasi lagi biar bisa hidup lagi," tuturnya.

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan dan gerakan serentak mulai dari tingkat desa hingga RT/RW untuk mengonservasi air. Salah satunya dengan memasukkan air hujan ke sumur-sumur warga yang tidak terpakai guna mengisi kembali cadangan air tanah.

Kondisi kemarau panjang juga berpotensi memicu masalah lingkungan lainnya. Agus mengimbau masyarakat mewaspadai kebiasaan membakar sampah atau sisa pertanian karena berisiko memicu kebakaran lahan di tengah kondisi kering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Debit Air Menyusut, Hamparan Sedimen Muncul di Waduk Wonorejo

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Pakar UGM Kritik Solusi Kekeringan Cuma Dropping Air, Dorong Warga Panen Air Hujan

Pakar UGM Kritik Solusi Kekeringan Cuma Dropping Air, Dorong Warga Panen Air Hujan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul

Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Suahasil Peringatkan Harga Pangan Bakal Naik buntut Ancaman El Nino

Suahasil Peringatkan Harga Pangan Bakal Naik buntut Ancaman El Nino

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:15 WIB

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

HUT ke-45 Warkaban di TMII Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Pengukuhan Pengurus Baru

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:45 WIB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

El Nino Ancam Ketahanan Pangan Global, Siapkah Indonesia? Ini Kata Ahli IPB

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:39 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Rayakan HUT ke 45, Paguyuban Warkaban Bantul Meriahkan CFD Bekasi

Rayakan HUT ke 45, Paguyuban Warkaban Bantul Meriahkan CFD Bekasi

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:57 WIB

HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran

HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Terkini

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

DIY Catat Rekor 161 Hari Tanpa Hujan, Pakar UGM Dorong Gerakan Panen Air

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh

Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

HGBT Diperpanjang, Industri Masih Kesulitan Pasokan Gas Murah

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Dudung Ungkap Instruksi Keras Prabowo Soal Karhutla: Jangan Tunggu Hujan Turun

Dudung Ungkap Instruksi Keras Prabowo Soal Karhutla: Jangan Tunggu Hujan Turun

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Soroti Revisi UU TNI hingga Program MBG

Amnesty Beri Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran, Soroti Revisi UU TNI hingga Program MBG

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:32 WIB

857 Km Jarak Prabowo dengan Gibran: RI 1 Rapat Kabinet, Gibran Sibuk Sendiri di Pesantren

857 Km Jarak Prabowo dengan Gibran: RI 1 Rapat Kabinet, Gibran Sibuk Sendiri di Pesantren

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:31 WIB

What I Talk About When I Talk About Running: Pelajaran tentang Disiplin dan Ketekunan

What I Talk About When I Talk About Running: Pelajaran tentang Disiplin dan Ketekunan

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Gaji Pas-pasan Tapi Dituntut Mapan di Usia 25? Jangan Insecure, Pahami Rahasia Compounding Interest

Gaji Pas-pasan Tapi Dituntut Mapan di Usia 25? Jangan Insecure, Pahami Rahasia Compounding Interest

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Guterres dan Menlu Arrmanatha Bertemu di Kemlu, Bahas Tantangan Global

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan

Suporter Mulai Ramai Protes Karhutla, Bonek dan Bobotoh Terdepan

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:24 WIB

×