Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital

Bangun Santoso

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:38 WIB
Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital
Maia Estianty. (Instagram/maiaestiantyreal)
baca 10 detik
  • Musisi senior Maia Estianty mengungkapkan perbedaan pendapatan royalti musik antara era fisik dan digital saat konferensi pers di Jakarta.
  • Ia menyatakan bahwa penjualan kaset, CD, dan Ring Back Tone pada masa lalu memberikan kesejahteraan nyata bagi para musisi.
  • Duo Maia tampil dalam festival musik Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran pada hari Minggu, 18 Oktober 2026.

Suara.com - Musisi senior Maia Estianty menyoroti perbedaan tajam pendapatan royalti musik antara era rilisan fisik (kaset dan CD) dengan era platform digital streaming saat ini.

Menurutnya, skema royalti pada masa penjualan kaset dan cakram padat terbukti jauh lebih menguntungkan serta memberikan kesejahteraan nyata bagi para pelaku industri musik Tanah Air.

Pandangan tersebut diungkapkan Maia saat berbicara mengenai kelanjutan proyek musik terbarunya.

Musisi yang membesarkan nama Duo Maia ini mengaku belum berencana merilis karya anyar dalam waktu dekat. Pasalnya, dinamika industri musik modern saat ini dinilai tidak lagi semenarik saat penjualan karya fisik mendominasi pasar.

Bahkan, koleksi lagu baru yang ia ciptakan dibiarkan tersimpan tanpa dilepas secara komersial ke publik digital.

“Sebenarnya karya-karya masih banyak, cuma hanya menjadi bank data aja. Karena memang menurut aku bekerja di dunia musik tuh sudah enggak seasik dulu. Jadi aku selalu ngomong di podcast atau di mana bahwa mungkin royaltinya zaman dulu kita masih area *ring back tone* masih seru ya,” ujar Maia dalam jumpa pers di festival musik Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Pada masa kejayaan penjualan karya fisik era kaset pita, musisi dan pencipta lagu mengandalkan royalti mekanik (mechanical royalty) dari setiap unit yang terjual di toko rekaman.

Pola bisnis tersebut dinilai memberikan kepastian bagi pendapatan musisi karena perhitungannya berbasis pada angka penjualan riil kepingan fisik.

Kondisi tersebut kemudian berlanjut pada masa keemasan Ring Back Tone (RBT) pada pertengahan era 2000-an.

baca juga

Potongan lagu yang dijadikan nada dering telepon seluler saat itu mampu mendatangkan keuntungan finansial secara langsung dan masif kepada pencipta lagu maupun penyanyinya.

Hal tersebut dinilai sangat kontras dengan ekosistem musik era digital sekarang. Mekanisme royalti pada platform streaming daring menerapkan model pro-rata yang membagi total pendapatan berdasarkan persentase jumlah pemutaran lagu (streaming).

Nilai pembayaran per pemutaran lagu berada pada nominal pecahan yang sangat kecil, sehingga membutuhkan jutaan bahkan miliaran kali pemutaran untuk dapat mendekati angka pendapatan dari penjualan fisik zaman dulu.

Maia secara terbuka mengenang bagaimana penjualan format fisik dan RBT pada masanya sanggup menyejahterakan para musisi di Indonesia secara nyata.

“Kalau zaman sekarang tuh bener-bener digital, itu royaltinya tidak semanis zaman dahulu. Zaman kita masih ring back tone, masih main di fisik, belum ada digital. Jadi masih dapat jual kaset, jual CD, itu masih nyata. Musisi tuh makmur gara-gara itu. Menurut aku sekali lagi begitulah,” kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Pergeseran mekanisme pendapatan di industri rekaman ini turut memengaruhi cara musisi berinteraksi dengan penikmat karyanya.

Panggung pertunjukan langsung dan festival musik kini menjadi tumpuan utama para musisi untuk membawakan karya sekaligus merasakan euforia bersama audiens.

Maia menuturkan bahwa atmosfer panggung festival besar memberikan kenyamanan tersendiri bagi dirinya dalam bermusik tanpa beban industri rekaman.

“Jadi kalau yang kayak begini-begini yang festival yang rame, itu suasana posisinya seru, yang kita ketawa-ketawa, bergembira bersama, bisa nyanyi bareng rame-rame, enggak perlu tegang. Nah, ini kita mau,” tutur dia.

Duo Maia yang terdiri atas Maia Estianty dan Mey Chan turut menjadi penampil dalam panggung gelaran festival musik Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Maia Estianty Kelahiran Tahun Berapa? Sedang Tuai Kecaman Warganet

Maia Estianty Kelahiran Tahun Berapa? Sedang Tuai Kecaman Warganet

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Apakah Maia Estianty Keturunan Bangsawan? Begini Silsilah Keluarga dan Gelarnya

Apakah Maia Estianty Keturunan Bangsawan? Begini Silsilah Keluarga dan Gelarnya

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Berapa Kekayaan Maia Estianty Sekarang? Dihujat usai Bahas Rezeki dan Sedekah

Berapa Kekayaan Maia Estianty Sekarang? Dihujat usai Bahas Rezeki dan Sedekah

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Maia Estianty Disebut Tone Deaf usai Bahas Rezeki dan Sedekah, Apa Sih Artinya?

Entertainment | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Di Depan 35 Negara, Indonesia Serukan Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara Lebih Transparan

Di Depan 35 Negara, Indonesia Serukan Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara Lebih Transparan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital

Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol

Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol

Surakarta | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Law of the Line Tayang 2027, Jang Ki Yong dan Oh Jung Se Adu Strategi

Law of the Line Tayang 2027, Jang Ki Yong dan Oh Jung Se Adu Strategi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:30 WIB

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

9 Kali Lolos, Aksi Sindikat Baby Lobster Rp170 Miliar Terkuak Saat Hendak 'Oper Barang' di Limo

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Urutan Skincare Malam Sariayu Anti-Aging untuk Atasi Kerutan Wajah di Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Sariayu Anti-Aging untuk Atasi Kerutan Wajah di Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang

Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:24 WIB

Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta

Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:21 WIB

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Perpaduan Sirkuit Aspal dan Tanah Jadi Tantangan Pembalap di FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:07 WIB

Review Beware Boiuna: Teror Monster Raksasa Amazon yang Penuh Ketegangan!

Review Beware Boiuna: Teror Monster Raksasa Amazon yang Penuh Ketegangan!

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×