Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB
Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater
Bharada Andika Rahmadani, tersangka pembunuhan terhadap seniornya Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai. [Suara.com/istimewa]
baca 10 detik
  • Bharada Andika membunuh seniornya, Bharada Valdo, di Markas Ditpoludara Tangerang Selatan.
  • Pemeriksaan psikologis terduga pelaku masih berproses dan akan disampaikan oleh dokter ahli psikiatrikum.
  • Peristiwa penembakan dan penganiayaan tersebut diduga dipicu oleh masalah pribadi serta tindakan perundungan dari korban.

Suara.com - Polda Metro Jaya masih mendalami kondisi kejiwaan Bharada Andika Rahmadani, anggota Polri yang membunuh seniornya, Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai di Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan untuk mengetahui kondisi psikologis seseorang membutuhkan proses dan tidak bisa disimpulkan hanya dalam satu atau dua hari.

“Terkait tentang kejiwaan, itu butuh proses. Ini masih berproses, makanya kami sampaikan kami butuh waktu karena tidak bisa 1–2 hari untuk mengenali psikologis seseorang,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Budi mengatakan, hasil pemeriksaan kejiwaan Bharada Andika nantinya akan disampaikan oleh dokter ahli psikiatrikum.

“Nanti dokter ahli psikiatrikum yang akan menyampaikan,” ujar Budi.

Tembak Empat Kali

harada Valdo ditemukan meninggal dunia di ruang pemadam kebakaran Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026).

Terduga pelaku, Bharada Andika merupakan junior korban yang sama-sama bertugas di bagian administrasi Ditpoludara. Korban diketahui bertugas sebagai tenaga administrasi pada bagian Pamperslog Ditpoludara.

Berdasarkan laporan awal Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri, Bharada Andika mengaku menembakkan senjata api sebanyak empat kali ke arah tubuh Bharada Valdo. Setelah itu, korban diduga mengalami luka di kepala dan leher akibat senjata tajam.

baca juga

Berdasarkan keterangan sementara, peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku. Dalam keterangannya, Bharada Andika mengaku kerap merasa disalahkan dan mengalami perundungan oleh seniornya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Ditanya Tragedi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Listyo Sigit: Aku Udah Bukan Polisi!

Ditanya Tragedi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Listyo Sigit: Aku Udah Bukan Polisi!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Terborgol Kabel Ties Merah! Ini Tampang Bharada Andika Pembunuh Seniornya di Markas Polisi

Terborgol Kabel Ties Merah! Ini Tampang Bharada Andika Pembunuh Seniornya di Markas Polisi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Membangun Bangsa vs Bank: Kritik atas Pembangunan yang Terobsesi Angka

Membangun Bangsa vs Bank: Kritik atas Pembangunan yang Terobsesi Angka

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Rupiah Dibuka Menguat Imbas IHSG Juga Menghijau

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Imbas Demo di Monas hingga DPR Hari Ini

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

Kasus Teror BEM UI: Polisi Periksa Rekaman CCTV dan Uji Forensik Barang Pelaku yang Tertinggal

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Apa Arti Nama Thayaka, Anak Adopsi Ruben Onsu? Begini Asal-usulnya yang Bikin Haru

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

4 Rekomendasi Sariayu Face Serum untuk Berbagai Kebutuhan Kulit

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Meski Didenda Rp100 M, Emiten CUAN Klaim Kondisi Keuangan Tak Terganggu

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

×