2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

Agung Pratnyawan

Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:42 WIB
2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru
Presiden Prabowo Subianto menikmati hidangan MBG bersama siswa di kelas, Selasa (2/6/2026). (Foto: Rusman - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Prabowo-Gibran mempercepat revitalisasi puluhan ribu sekolah Indonesia.
  • Prabowo-Gibran tingkatkan kesejahteraan guru dan digitalisasi belajar.
  • Prabowo-Gibran hadirkan Sekolah Rakyat dan program MBG.

Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia dua tahun pada 20 Oktober 2026. Apa saja yang sudah dilakukan pemerintahan Prabowo-Gibrand dalam sektor pendidikan?

Melalui siaran pers resminya, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyampaikan sejumlah capaian di sektor pendidikan.

Capaian itu mencakup revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, kesejahteraan guru, Sekolah Rakyat, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Revitalisasi Sekolah

Menurut Bakom, pemerintah mempercepat perbaikan sarana belajar sekaligus memperluas akses pendidikan.

Pada 2025, sebanyak 16.167 sekolah direvitalisasi dengan anggaran Rp16,9 triliun, melampaui target awal 10.440 sekolah.

Pada 2026, pemerintah menargetkan revitalisasi 51.744 sekolah, dengan pelaksanaan ditargetkan tuntas pada akhir tahun.

Program ini melibatkan sekitar 1,1 juta pekerja melalui skema swakelola.

Digitalisasi Pendidikan

baca juga

Pemerintah menyebut digitalisasi pendidikan dilakukan agar proses belajar lebih interaktif, merata, dan sesuai perkembangan zaman.

Pada tahun 2025 hingga 2026, digitalisasi telah menjangkau 368.310 satuan pendidikan dan memberi manfaat bagi lebih dari 51 juta siswa di 38 provinsi.

Untuk 2026, pemerintah menargetkan perluasan dukungan berupa:

  • Bantuan tambahan perangkat digital untuk 247.512 sekolah.
  • Penyediaan listrik bagi 227.365 sekolah.
  • Akses internet untuk 10.121 satuan pendidikan.
  • Pelatihan bagi 30.750 pendidik dan tenaga kependidikan.
Sekolah rakyat. [Ist]
Sekolah rakyat. [Ist]

Kesejahteraan Guru

Pemerintah mengklaim terus meningkatkan kesejahteraan guru ASN maupun non-ASN melalui kenaikan besaran tunjangan, perluasan penerima insentif, dan penyederhanaan mekanisme penyaluran.

Pada 2025, Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi guru non-ASN naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Sasaran penerima insentif guru non-ASN juga diperluas dari 58.862 menjadi 365.542 guru.

Hingga 28 September 2026, penyaluran berbagai tunjangan bagi guru non-ASN telah menjangkau sekitar 885 ribu penerima, termasuk guru yang terdampak bencana.

Pemerintah juga menyederhanakan penyaluran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik agar proses administrasi lebih mudah dan tunjangan dapat diterima guru secara lebih efektif.

Sekolah Rakyat

Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah memperluas kesempatan belajar bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini disebut sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan, dengan sasaran anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Per 23 September 2026, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 182 titik dengan lebih dari 44.000 siswa. Lebih dari 90 titik di antaranya sudah menggunakan gedung permanen.

Pemerintah menargetkan lebih dari 150.000 siswa terlayani pada 2027, serta 500 Sekolah Rakyat beroperasi hingga 2029.

Makan Bergizi Gratis

Dalam pelaksanaan MBG, pemerintah menyatakan terus memperluas jangkauan sambil memperketat standar keamanan pangan.

Hingga 30 September 2026, program ini telah menjangkau 57 juta penerima manfaat melalui 27.486 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.276 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari upaya memperketat standar kebersihan dan keamanan pangan.

Per 30 September 2026, realisasi anggaran MBG mencapai Rp153,2 triliun, atau sekitar 66,9 persen dari pagu efektif Rp229 triliun.

Pada 2027, pemerintah menargetkan MBG menjangkau 72.464.886 penerima manfaat, terdiri atas peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program 3 Juta Rumah Sudah Terealisasi 324.213 Unit

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Program 3 Juta Rumah Sudah Terealisasi 324.213 Unit

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:21 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran, 328 BUMN Disuntik Mati Demi Hemat Rp70 Triliun

2 Tahun Prabowo-Gibran, 328 BUMN Disuntik Mati Demi Hemat Rp70 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:38 WIB

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter

Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter

Surakarta | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:27 WIB

ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!

ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Suahasil Akan Jor-joran di Akhir Tahun, APBN Dipakai Belanja Rp 1.300 Triliun

Suahasil Akan Jor-joran di Akhir Tahun, APBN Dipakai Belanja Rp 1.300 Triliun

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:24 WIB

×