Cak Imin Soroti Kasus Perundungan Anak Disabilitas: Sistem Pendidikan Harus Dibenahi

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:45 WIB
Cak Imin Soroti Kasus Perundungan Anak Disabilitas: Sistem Pendidikan Harus Dibenahi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menko PM Muhaimin Iskandar menyatakan kasus perundungan anak disabilitas di Surabaya harus mengevaluasi sistem pendidikan.
  • Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada hari Selasa, 20 Oktober 2026, merespons kematian anak disabilitas.
  • Pencegahan perundungan memerlukan koordinasi antara sekolah dan keluarga untuk melindungi korban serta membina pelaku.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai kasus dugaan perundungan terhadap anak penyandang disabilitas di Surabaya harus menjadi bahan evaluasi sistem pendidikan. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara sekolah dan orang tua untuk mencegah anak menjadi korban maupun pelaku perundungan.

Menurut Cak Imin, upaya mencegah perundungan tidak cukup hanya mengandalkan pihak sekolah. Kepala sekolah dan guru perlu membangun komunikasi berkelanjutan dengan orang tua untuk memperkuat perlindungan anak sekaligus melakukan langkah pencegahan sejak dini.

“Saya kira itu satu kesatuan dengan sistem pendidikan kita di level kepala sekolah dan tenaga didik. Jadi harus ada orientasi baru para kepala sekolah, para pendidik atau guru yang terus-menerus berkoordinasi dengan orang tua murid untuk bukan saja melindungi ancaman bullying, tetapi juga menyiapkan langkah-langkah preventif bersama para orang tua agar anak-anaknya tidak menjadi korban maupun pelaku bullying,” kata Cak Imin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, tanggung jawab mencegah perundungan harus melibatkan dua lingkungan utama dalam kehidupan anak, yakni keluarga dan sekolah. Menurut dia, penanganan tidak boleh hanya berfokus pada korban, tetapi juga mencakup pendampingan terhadap anak yang melakukan perundungan.

“Pelaku bullying dan korban bullying itu hasil dua pihak: orang tua dan pendidik atau guru di sekolah,” ujarnya.

Cak Imin menambahkan, keterlibatan orang tua penting karena anak yang melakukan perundungan juga membutuhkan pembinaan. Dengan begitu, penanganan kasus tidak berhenti pada perlindungan korban, tetapi juga mencegah perilaku serupa terulang.

“Bullying yang terjadi di sekolah tidak bisa hanya sekolah, tetapi harus orang tua, karena kita juga harus mengatasi pelaku bullying yang juga punya orang tua. Nah, itu satu kesatuan sistem,” tuturnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah sorotan terhadap kasus dugaan perundungan yang melibatkan Zulkarnain Abdil Aziz, anak berusia 10 tahun penyandang Down syndrome yang meninggal dunia di kawasan Rungkut, Surabaya, pada September 2026.

Dalam perkembangan penanganan kasus tersebut, seorang anak berusia 10 tahun ditetapkan sebagai anak yang berhadapan dengan hukum dan dijadwalkan menjalani pembinaan selama enam bulan. Sementara itu, seorang anak lainnya yang berusia 8 tahun masih berstatus saksi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Rp2,7 Miliar KIP Kuliah Salah Salur ke Mahasiswa Meninggal, Kok Bisa Lolos?

Rp2,7 Miliar KIP Kuliah Salah Salur ke Mahasiswa Meninggal, Kok Bisa Lolos?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:17 WIB

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Terkini

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

2 Tahun Prabowo-Gibran di Sektor Pendidikan: Revitalisasi Sekolah hingga Tunjangan Guru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

Sebut Presiden Prabowo Baik Hati, Nanik Deyang: Kuda Saja Diurus, Masa Rakyatnya Gak Diurus

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

5 Cara Aman Membuang Bangkai Tikus di Rumah

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,07 Persen, 920 Ribu Orang Keluar dari Kemiskinan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:38 WIB

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

6.472 PPPK Paruh Waktu di Kota Makassar Kantongi SK Baru

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Cakupan 4G Tembus 98 Persen, Komdigi Dorong Perluasan Jaringan 5G

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

Dibantu Damkar, Aktivis Greenpeace Turun dari Tugu Selamat Datang dengan Flying Fox

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

Kronologi Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:31 WIB

Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter

Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter

Surakarta | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:27 WIB

ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!

ReSkate Viral, Developer skate. Janjikan Tools Kreatif Baru!

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×