Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi

Bangun Santoso

Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:24 WIB
Sebut Rezim 'Gagal Total', Koalisi SADAR Beberkan 5 Rapor Merah Prabowo di Tugu Proklamasi
Koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) memberikan lima poin desakan di Tugu Proklamasi, Jakarta pada Selasa (20/10/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Koalisi kampus SADAR menggelar aksi unjuk rasa di Tugu Proklamasi, Jakarta, pada Selasa (20/10/2026).
  • Massa aksi menilai dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan tata kelola pemerintahan gagal total.
  • Koalisi menyampaikan lima tuntutan evaluasi kebijakan, termasuk penanganan karhutla, ekonomi, militerisasi, KKN, dan biaya pendidikan.

Suara.com - Bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sejumlah kampus yang tergabung dalam koalisi Selamatkan Kedaulatan Rakyat (SADAR) memberikan lima poin desakan di Tugu Proklamasi, Jakarta pada Selasa (20/10/2026).

Koalisi berisikan aktivis BEM Universitas Indonesia, KM ITB, UNPAD, UNDIP, UNNES, UGM, UPN Veteran Yogyakarta, UNAIR, Universitas Brawijaya memberikan tuntutan usai menghiumpan survei dari 560 warga dari Sumatera hingga Papua.

Berdasarkan pantuan Suara.com di lokasi, puluhan massa aksi itu telah berkumpul di depan monumen proklamator yang menampilkan patung Presiden Kesatu Soekarno dan wakilnya Mohammad Hatta.

Mereka juga tengah bersiap untuk melebur bersama ratusan massa aksi lainnya yang berencana menggelar demonstrasi di Tugu Tani pada siang harinya.

Koordinator Bidang Sosial dan Politik UI Hafidz Haernanda menilai dua tahun kepemimpinan Prabowo telah menenjukan tata kelola pemerintahan yang gagal total.

"Dua tahun berselang, janji-janji itu dikatakan sebagai mestinya kami berani mengatakan gagal total," kata Hafidz.

Dalam orasinya, Koalisi SADAR menyampaikan beberapa permasalahan yang disebabkan ketidakbecusan Prabowo dalam memimpin negara.

Seperti buruknya penanganan karhutla di sejumlah wilayah, masifnya pelibatan militer, ketimpangan ekonomi yang semakin luas, mahalnya biaya pendidikan serta ruang kebebasan ekspresi yang kian menyempit.

Hafidz juga bercerita, demo yang diinisiasi koalisi SADAR akan menghadirkan 500 hingga 700 peserta aksi yang siap menyemut di Tugu Tani untuk menyampaikan aspirasinya.

baca juga

Karena itu, lanjut dia, koalisi memberikan lima poin tuntutan untuk mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, di antaranya:

  1. Meminta pemerintah untuk segera menetapkan fenomena karhutla sebagai bencana nasional, serta mengusut semua pelaku korporasi yang diduga menjadi biang keladi.
  2. Meminta pemerintah membenahi tata kelola kebijakan ekonomi nasional.
  3. Hentikan militerisasi yang mengancam ruang supremasi sipil.
  4. Meminta pemerintah memberantas praktim Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
  5. Menurunkan biaya pendidikan agar lebih ternjangkau dan inklusif. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Tegaskan Sikap Kritis, Konstruktif dan Solutif di Koalisi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Tegaskan Sikap Kritis, Konstruktif dan Solutif di Koalisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Harga Becak Listrik Prabowo Buatan Pindad Rp22 Juta Per Unit

Harga Becak Listrik Prabowo Buatan Pindad Rp22 Juta Per Unit

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, RI Setop Impor Beras Umum

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

Greenpeace Pasang Spanduk Kritik di Bundaran HI, Pramono Wanti-wanti Ketertiban Jakarta

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Minta Pemerintah Buka Telinga Lebar-lebar Dengarkan Rakyat

Dua Tahun Prabowo-Gibran, NasDem Minta Pemerintah Buka Telinga Lebar-lebar Dengarkan Rakyat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran, Danantara Siapkan Investasi Rp 225 T

2 Tahun Prabowo-Gibran, Danantara Siapkan Investasi Rp 225 T

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Kisah Leo Raja Hutan yang Arogan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Haruskah Menunggu Semuanya Krisis Dulu untuk Menyadari Ada yang Salah?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Pekerja Tewas di Tambang Emas Ilegal Madina

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Darah Depok Tak Cukup! Bomber Dinamo Bucuresti Dicoret John Herdman dari Daftar Naturalisasi

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Saham Bisa Jadi Jaminan Kredit, Bagaimana Bank Mengelola Risikonya?

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Bruntusan atau Makin Berminyak? Ini Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok di Kulitmu

Bruntusan atau Makin Berminyak? Ini Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok di Kulitmu

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Jay Idzes Mulai Pulih dari Cedera, John Herdman Bisa Bernapas Lega Jelang FIFA Matchday

Jay Idzes Mulai Pulih dari Cedera, John Herdman Bisa Bernapas Lega Jelang FIFA Matchday

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Sentimen Penopang Rebound IHSG Sesi I, BBRI dan Saham Perbankan Meroket

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Profil Greenpeace yang Bentangkan Spanduk Raksasa Kritik Pemerintah di Bundaran HI

Profil Greenpeace yang Bentangkan Spanduk Raksasa Kritik Pemerintah di Bundaran HI

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:05 WIB

×