Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh

Bella

Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:17 WIB
Asap Picu ISPA, Ruang Rawat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Penuh
Ilustrasi ISPA - pasien dengan gejala batuk dan sesak antre memeriksakan diri di Poli Batuk dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh merawat lebih dari lima puluh pasien infeksi saluran pernapasan akut setiap hari selama dua bulan terakhir.
  • Lonjakan pasien infeksi saluran pernapasan akut yang dipicu kabut asap dan perubahan cuaca tersebut menyebabkan kapasitas tempat tidur rumah sakit penuh.
  • Direktur rumah sakit mengimbau warga bergejala ringan agar berobat ke puskesmas untuk mencegah penumpukan pasien di instalasi gawat darurat.

Suara.com - Lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Aceh Barat mulai membebani kapasitas pelayanan rumah sakit. RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mencatat lebih dari 50 pasien ISPA dirawat rata-rata setiap hari selama dua bulan terakhir hingga seluruh ruang rawat dan tempat tidur pasien terisi.

Direktur RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, dr Akbar Siregar, mengatakan keluhan gangguan saluran pernapasan mendominasi kunjungan pasien dalam dua bulan terakhir. Kondisi tersebut terjadi di tengah kabut asap yang melanda kawasan itu menjelang akhir tahun.

"Dalam dua bulan terakhir, rata-rata pasien yang mendatangi rumah sakit didominasi oleh keluhan terkait ISPA," kata Akbar kepada wartawan, Selasa.

Ia menyebut peningkatan kunjungan pasien berdampak langsung terhadap ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Seluruh ruang rawat dan tempat tidur pasien kini dalam kondisi penuh.

"Rata-rata lebih dari 50 pasien ISPA yang kita rawat sejak dua bulan belakangan ini," katanya menambahkan.

Ilustrasi kabut asap (Unsplash/mattpalmer)
Ilustrasi kabut asap (Unsplash/mattpalmer)

Menurut Akbar, fenomena kabut asap dan perubahan musim menuju musim penghujan turut menjadi perhatian dalam penanganan gangguan pernapasan yang dialami masyarakat.

Meski jumlah pasien meningkat, sebagian besar kasus ISPA yang ditangani RSUD Cut Nyak Dhien masih tergolong ringan. Pasien umumnya menunjukkan perbaikan kondisi setelah menjalani perawatan selama beberapa hari.

"Kalau ISPA yang kita jumpai ini, mungkin karena kita tidak terdampak langsung dengan asap, kategorinya ringan. Tiga sampai lima hari itu perawatan biasanya sudah perbaikan dan sudah bisa pulang," jelasnya.

Namun, tingginya jumlah kunjungan tetap menjadi tantangan bagi rumah sakit, terutama ketika kapasitas ruang rawat sudah terisi penuh. Karena itu, manajemen RSUD Cut Nyak Dhien meminta masyarakat mempertimbangkan tingkat keparahan keluhan sebelum mendatangi rumah sakit.

baca juga

Akbar mengimbau warga dengan keluhan ringan agar memanfaatkan pelayanan puskesmas. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan pasien, termasuk di instalasi gawat darurat (IGD), sehingga rumah sakit bisa memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Harapan kita, masyarakat maunya bisa menjaga kesehatan. Tidak perlu terlalu tergesa-gesa ke rumah sakit untuk hal-hal yang mungkin ringan, karena rumah sakit sudah penuh. Jadi untuk mengurangi tumpukan-tumpukan pasien, harapan kita juga puskesmas bisa dimaksimalkan nantinya untuk pelayanan-pelayanan ISPA ini," tutur dr Akbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Perempuan di Aceh dan Papua Makin Rentan Akibat TNI

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

Singapura Tambah 3 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla: Total Ada 10, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Singapura Ancam Proses Hukum 3 Perusahaan Indonesia terkait Kabut Asap Kebakaran Hutan

Singapura Ancam Proses Hukum 3 Perusahaan Indonesia terkait Kabut Asap Kebakaran Hutan

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Korban Tak Sekadar Angka, Jangan Tunggu Terkena Musibah untuk Mulai Peduli

Korban Tak Sekadar Angka, Jangan Tunggu Terkena Musibah untuk Mulai Peduli

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:20 WIB

WMO: Kebakaran Hutan Indonesia Masih Lama, Bisa Berbulan-bulan

WMO: Kebakaran Hutan Indonesia Masih Lama, Bisa Berbulan-bulan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Jeritan dari Balik Kabut: Menagih Kehadiran Nurani saat Tanah Air Terbakar

Jeritan dari Balik Kabut: Menagih Kehadiran Nurani saat Tanah Air Terbakar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Anggota Parlemen Lim Guan Eng: Rakyat Malaysia Tidak Bisa Diam Lagi Hadapi Kabut Asap dari Indonesia

Anggota Parlemen Lim Guan Eng: Rakyat Malaysia Tidak Bisa Diam Lagi Hadapi Kabut Asap dari Indonesia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Terkini

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Gaji Naik, Gaya Hidup Ikut Melonjak: Mengapa Kita Sulit Menambah Tabungan?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Sinopsis Motherland, Drama Thailand Terbaru Pon Nawasch dan Eisaya Hosuwan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

5 Parfum Scarlett untuk Pria yang Wanginya Tahan Lama, Bisa Awet hingga 16 Jam

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

3 Paket Skincare 3-in-1 Murah Viva Cosmetics, Ada Acne Care hingga Anti Aging

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Media Asing Soroti 2 Tahun Prabowo Gibran: Kontroversi MBG, Peran Wapres Dipertanyakan

Media Asing Soroti 2 Tahun Prabowo Gibran: Kontroversi MBG, Peran Wapres Dipertanyakan

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:10 WIB

3 Dispenser Galon Bawah Low Watt Terbaik Paling Ramah di Kantong

3 Dispenser Galon Bawah Low Watt Terbaik Paling Ramah di Kantong

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah

Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah

Foto | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:09 WIB

Netizen Bongkar Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1, Padahal Pernikahannya Super Mewah

Netizen Bongkar Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1, Padahal Pernikahannya Super Mewah

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Eks KSAD Subagyo Hadi Siswoyo

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Eks KSAD Subagyo Hadi Siswoyo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:08 WIB

×