Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB
Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi
Sejumlah aktifis Greenpeace membentangkan spanduk yang bertema krisis iklim di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Enam aktivis Greenpeace Indonesia ditahan di Polda Metro Jaya usai membentangkan spanduk protes di Bundaran HI pada 20 Oktober 2026.
  • LBH Jakarta mengkritik kepolisian karena menahan para aktivis tersebut tanpa dasar hukum yang jelas selama proses pemeriksaan berlangsung.
  • Aksi protes itu dilakukan untuk memperingati dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dengan mendesak penanganan serius terhadap krisis iklim.

Suara.com - Sebanyak enam aktivis Greenpeace Indonesia masih berada di Polda Metro Jaya setelah membentangkan spanduk protes di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Selasa (20/10/2026). LBH Jakarta mengkritik polisi karena menahan mereka tanpa kejelasan dasar hukum.

Tim pendamping aktivis Greenpeace, Alif Fauzi, mengatakan dari total 11 orang yang ditangkap, lima orang telah diperbolehkan pulang. Sementara enam lainnya masih menunggu tindak lanjut penyidik.

“Total 11 orang yang ditangkap, sementara 5 orang sudah diperbolehkan pulang,” kata Alif, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

“6 masih menunggu tindak lanjut dari korwas penyidik Reskrimsus dengan PPNS,” ujarnya.

Pengacara Publik LBH Jakarta, Daniel Winarta, menyebut penahanan enam aktivis yang melakukan aksi pemanjatan Patung Selamat Datang masih berlangsung tanpa dasar hukum yang jelas.

“Saat ini, 6 orang aktivis yang beraksi tadi masih belum diperbolehkan pulang tanpa dasar hukum yang jelas,” katanya.

Daniel menduga penyidik tengah mencari-cari pelanggaran untuk menjerat para aktivis tersebut. Ia juga mengeluhkan ketidakjelasan proses penanganan mereka di Polda Metro Jaya.

“Kami menduga Polda Metro Jaya seperti mencoba mencari-cari pelanggaran hukum yang sebenarnya tidak ada. Kami diminta menunggu untuk para aktivis dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Metro Jaya,” katanya.

“Tapi sudah menunggu kurang lebih 3 jam, kami masih diombang-ambing tanpa ada kejelasan dan tidak diperbolehkan keluar dari Polda Metro Jaya,” tambahnya.

baca juga

Bentangkan Spanduk dari Patung Selamat Datang

Sebelumnya, enam aktivis Greenpeace Indonesia digelandang ke Polda Metro Jaya setelah membentangkan spanduk protes di Patung Selamat Datang, Bundaran HI.

Mereka turun dari atas monumen menggunakan tali sling dan peralatan keselamatan. Para aktivis turun secara bergiliran dengan mengenakan alat pelindung diri, termasuk helm dan pelampung.

Beberapa aktivis membawa spanduk protes berbentuk bulat berwarna kuning bertuliskan "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah".

Setelah tiba di bawah, para aktivis diberi handuk oleh petugas sebelum dimasukkan ke mobil ambulans kepolisian. Mereka kemudian dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Saat digiring, salah seorang aktivis sempat meneriakkan pesan mengenai dampak krisis iklim terhadap kehidupan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, 6 Aktivis Greenpeace Digelandang ke Polda Metro Jaya

Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI, 6 Aktivis Greenpeace Digelandang ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

Riset Greenpeace Indonesia: Krisis Iklim Hancurkan Daya Beli Pekerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap: Mantan Napiter Bom Thamrin

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:28 WIB

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

3 Shio Paling Hoki 21 Oktober 2026, Beruntung di Hari Penghancuran

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Daftar HP Realme RAM 12 GB dan Memori Besar: Dari Paling Murah hingga Premium

Tekno | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Dua Kali Lipat Era Jokowi! OTT KPK Meningkat Tajam di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Tari Soya-Soya, Jejak Perjuangan Ternate yang Terus Hidup di Pulau Obi

Tari Soya-Soya, Jejak Perjuangan Ternate yang Terus Hidup di Pulau Obi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Defisit BPJS Kesehatan Mengintai, Akademisi Desak Revisi UU SJSN dan UU BPJS

Defisit BPJS Kesehatan Mengintai, Akademisi Desak Revisi UU SJSN dan UU BPJS

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Telkom Perkuat Peran Strategic Holding, Siapkan Arah Bisnis hingga 2030

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:07 WIB

×