Jelang Pilkades 184 Desa, Polisi Awasi Ketat Fenomena Taruhan Botoh di Purbalingga

Muhamad Yasir

Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:34 WIB
Jelang Pilkades 184 Desa, Polisi Awasi Ketat Fenomena Taruhan Botoh di Purbalingga
Ilustrasi Pilkades. [Timesindonesia.co.id]
baca 10 detik
  • Polres Purbalingga mewaspadai praktik taruhan botoh yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pilkades Serentak pada 10 Desember 2026.
  • Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan kepolisian akan menindak tegas praktik botoh yang melanggar hukum.
  • Pilkades serentak tersebut akan diselenggarakan di 184 dari total 224 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

Suara.com - Praktik taruhan dengan menjagokan calon kepala desa atau botoh menjadi perhatian Polres Purbalingga menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Polisi mewaspadai praktik tersebut karena berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember 2026.

Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan, kepolisian akan menindak praktik botoh apabila terbukti memenuhi unsur pelanggaran hukum dan didukung alat bukti yang cukup.

"Selama itu memenuhi unsur dalam pembuktian, pasti akan kita tindak," katanya dikutip dari ANTARA, Rabu (21/10/2026).

Hendry mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan pilkades berjalan aman dan kondusif.

"Kami dari Polres Purbalingga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk ikut menyukseskan dengan menjaga ketertiban dan keamanan," pintanya.

Ia juga mengimbau warga yang memiliki hak pilih agar menentukan pilihan secara bijak dan independen, tanpa tekanan maupun pengaruh kepentingan pihak tertentu.

Menurut Hendry, pilkades merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa sesuai pilihan masing-masing. Karena itu, kebebasan warga dalam memilih harus dijaga agar kepala desa terpilih benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat.

Pilkades Serentak 2026 di Purbalingga akan digelar di 184 dari total 224 desa yang tersebar di 18 kecamatan.

baca juga

Kepolisian mengharapkan masyarakat tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu jalannya pemilihan dan turut menjaga situasi tetap kondusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka

9 Fakta Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel, Bharada Andika Jadi Tersangka

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

Tembak Mati Senior di Markas Polisi, Kondisi Kejiwaan Bharada Andika Didalami Psikiater

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi, Kuasa Hukum Ungkap 4 Proyektil Peluru Bersarang di Kepala Korban

Kasus Polisi Tembak Polisi, Kuasa Hukum Ungkap 4 Proyektil Peluru Bersarang di Kepala Korban

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Jelang Pilkades 184 Desa, Polisi Awasi Ketat Fenomena Taruhan Botoh di Purbalingga

Jelang Pilkades 184 Desa, Polisi Awasi Ketat Fenomena Taruhan Botoh di Purbalingga

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:34 WIB

PNM Raih ESG NOW Awards 2026, Dukung Nasabah Mekaar Ciptakan Nilai Ekonomi dari Sampah

PNM Raih ESG NOW Awards 2026, Dukung Nasabah Mekaar Ciptakan Nilai Ekonomi dari Sampah

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:31 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Masih Pedas, Tembus Rp104 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Rawit Merah Masih Pedas, Tembus Rp104 Ribu per Kilogram

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:29 WIB

PNM dan PPI Buka Peluang Ekspansi Pasar bagi Produk Nasabah Mekaar

PNM dan PPI Buka Peluang Ekspansi Pasar bagi Produk Nasabah Mekaar

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Persija Terpaksa Angkat Kaki dari Jakarta, Shin Tae-yong Ungkap Kerugian Rizky Ridho Cs

Persija Terpaksa Angkat Kaki dari Jakarta, Shin Tae-yong Ungkap Kerugian Rizky Ridho Cs

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Perbedaan Bedak Tabur Wardah Pink Vs Biru, Mana yang Lebih Tahan Lama?

Perbedaan Bedak Tabur Wardah Pink Vs Biru, Mana yang Lebih Tahan Lama?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

Rentetan Kekerasan Anak Kian Mengkhawatirkan! KPAI Desak Perkuat RUU Pengasuhan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Sindiran Upin Ipin soal Kabut Asap Indonesia Picu Reaksi Warganet

Sindiran Upin Ipin soal Kabut Asap Indonesia Picu Reaksi Warganet

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Leapmotor Kejar TKDN 60 Persen pada 2027, Harga Mobil Berpotensi Naik

Leapmotor Kejar TKDN 60 Persen pada 2027, Harga Mobil Berpotensi Naik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:06 WIB

×