Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:46 WIB
Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (tengah) kini dipecat dari PDIP. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Hamenang setelah ditetapkan sebagai tersangka langsung dilakukan penahanan oleh KPK.
  • PDIP sebenarnya telah memberikan peringatan berulang kali kepada jajaran kader, khususnya di wilayah Klaten, terkait potensi penindakan hukum.
  •  Komarudin membenarkan bahwa Hamenang sudah bukan lagi bagian dari partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) mengambil tindakan tegas dengan memecat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dari keanggotaan partai pasca-operasi tangkap tangan (OTT) dan penetapan status tersangka.

Diketahui, Hamenang setelah ditetapkan sebagai tersangka langsung dilakukan penahanan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Klaten.

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menegaskan, bahwa proses pemecatan terhadap Hamenang sudah berjalan sejak awal pekan sesuai instruksi langsung dari pimpinan tertinggi partai.

"Kita sudah proses kemarin, hari Senin kemarin untuk dipecat. Kalau untuk urusan korupsi, pasti kita pecat. Itu perintah ketua umum begitu," tegas Komarudin di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan tong biru berisi uang senilai Rp934 juta yang diamankan dari hasil OTT Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Dea]
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan tong biru berisi uang senilai Rp934 juta yang diamankan dari hasil OTT Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026). [Suara.com/Dea]

Komarudin mengungkapkan, bahwa DPP PDIP sebenarnya telah memberikan peringatan berulang kali kepada jajaran kader, khususnya di wilayah Klaten, terkait potensi penindakan hukum.

"Karena kita sudah ingatkan terus. Termasuk Klaten itu juga berapa bulan lalu kan dipanggil, kita sudah ingatkan. Ini ada teropong-teropong menuju ke sana-sini, hati-hati. Gitu. Jadi namanya korupsi pasti kita pecat," lanjutnya.

Saat dikonfirmasi mengenai kepastian status keanggotaan yang bersangkutan saat ini, Komarudin membenarkan bahwa Hamenang sudah bukan lagi bagian dari partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

"Iya," jawab Komarudin singkat.

Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk komitmen tanpa toleransi dari PDIP terhadap tindak pidana korupsi yang melibatkan kader partai.

baca juga

Sebelumnya, KPK resmi menetapkan dan menahan Hamenang sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Hamenang, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, serta pihak swasta Muhammad Amin Wahyu Utomo. Ketiganya ditahan untuk masa penahanan pertama selama 20 hari hingga 4 November 2026.

Kasus tersebut mencakup sejumlah klaster dugaan korupsi, antara lain pengadaan barang dan jasa, perizinan, penerimaan dari organisasi perangkat daerah atau satuan kerja perangkat daerah, serta upah pungut. KPK juga menduga terdapat pemberian kepada pihak BPK untuk mengondisikan proses audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Dalam OTT yang dilakukan pada 15 Oktober 2026, KPK mengamankan 19 orang dari Klaten dan Jakarta serta menyita uang tunai sekitar Rp1,9 miliar. Salah satu barang bukti yang menjadi perhatian adalah sebuah tong berwarna biru yang diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang hasil korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

Uang Hingga Perhiasan Ditemukan Penyidik KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Teka-teki Tong Biru Isi Duit Rp 934 Juta Bupati Klaten, KPK Curigai Modus Kelabui OTT

Teka-teki Tong Biru Isi Duit Rp 934 Juta Bupati Klaten, KPK Curigai Modus Kelabui OTT

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Terkini

Membongkar Greenwashing: Saat Label Ramah Lingkungan Cuma Jadi Gimik Jualan

Membongkar Greenwashing: Saat Label Ramah Lingkungan Cuma Jadi Gimik Jualan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Kata-kata Kesal Bupati Siak Protes Video Tanam Pohon di Bekas Kebakaran Hutan Dihapus TikTok

Kata-kata Kesal Bupati Siak Protes Video Tanam Pohon di Bekas Kebakaran Hutan Dihapus TikTok

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Sah! Tiket Pesawat Nataru 2026 Bebas PPN 100 Persen, Cek Syarat dan Tanggalnya!

Sah! Tiket Pesawat Nataru 2026 Bebas PPN 100 Persen, Cek Syarat dan Tanggalnya!

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Hiroshi Tsuchida, Seiyuu Grisha Yeager Attack on Titan, Meninggal Dunia

Hiroshi Tsuchida, Seiyuu Grisha Yeager Attack on Titan, Meninggal Dunia

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Dukung Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan Lagi 2027, DPR Soroti Lulusan SD Belum Lancar Baca

Dukung Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan Lagi 2027, DPR Soroti Lulusan SD Belum Lancar Baca

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Konten Kreator Medan Ngaku Ditawari Rp80 Juta agar Tak Bahas Karhutla Dipolisikan

Konten Kreator Medan Ngaku Ditawari Rp80 Juta agar Tak Bahas Karhutla Dipolisikan

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Ambisi Biodiesel Indonesia Perlu Mempertimbangkan Risiko Ekologis?

Mengapa Ambisi Biodiesel Indonesia Perlu Mempertimbangkan Risiko Ekologis?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:27 WIB

HUT Golkar: Merefleksikan Sejarah, Merawat Kepercayaan, dan Meneguhkan Pengabdian

HUT Golkar: Merefleksikan Sejarah, Merawat Kepercayaan, dan Meneguhkan Pengabdian

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:27 WIB

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

PDIP Tepis Jokowi Soal Operasi Politik Isu Pemakzulan Gibran: Tak Usah Sandiwara Terlalu Panjang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Guru Besar UGM Soroti Risiko MSCI Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Guru Besar UGM Soroti Risiko MSCI Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:25 WIB

×