Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:20 WIB
Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan
Mantan Mendag RI, Muhammad Lutfi. [Ist]
baca 10 detik
  • Lutfi mengecam pernyataan politikus Malaysia yang ingin mengucilkan Indonesia akibat bencana karhutla.

  • Perusahaan asal Malaysia mencakup 3,4 juta hektare lahan sawit serta diduga menyumbang titik panas.

  • Penegakan hukum berfokus pada penindakan korporasi pembakar lahan tanpa perlu merendahkan martabat negara.

Suara.com - Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meluapkan kemarahannya terhadap usulan politikus Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman imbas kebakaran hutan di Indonesia. Syed Saddiq sebelumnya mengajak negara-negara ASEAN memberikan tekanan diplomatik serta mengucilkan Indonesia akibat kabut asap karhutla lintas negara.

Kata Lutfi, seruan tersebut sangat tidak adil karena mengabaikan fakta keterlibatan korporasi asing dalam pengelolaan lahan di tanah air. Menurutnya, kelompok usaha asal negeri jiran tersebut menguasai konsesi perkebunan sawit seluas 3,4 juta hektare di Indonesia.

"Saya terganggu ketika seluruh negara saya menjadi bahan ejekan para politikus hanya untuk mencari poin politik di parlemen," ujar Lutfi di akun Instagram.

Muhammad Lutfi. [Ist]
Muhammad Lutfi. [Ist]

Sektor perkebunan sawit nasional saat ini menampung investasi korporasi Malaysia hingga mencapai luas 3,4 juta hektare. Perusahaan-perusahaan asing tersebut menikmati hamparan lahan subur, kemudahan izin, serta berbagai fasilitas insentif perpajakan.

"Mereka datang untuk menghasilkan uang. Mereka melihat lahan yang subur, mereka melihat skala usaha yang besar, lalu mengajukan izin untuk berinvestasi," tulisnya.

Pola rantai pasok minyak sawit mentah menempatkan beban risiko kerusakan lingkungan sepenuhnya di wilayah Indonesia. Sementara itu, proses pengolahan hingga penjualan ke pasar Eropa dijalankan oleh jaringan kilang milik kelompok usaha Malaysia.

Keuntungan finansial utama dari industri ekstraktif ini pada akhirnya bermuara dan dicatat di kantor pusat Kuala Lumpur. Skema pembiayaan perbankan Malaysia juga mengalir deras guna menyokong akuisisi aset-aset perkebunan di tanah air.

Temuan lembaga lingkungan Greenpeace pada 5 Oktober makin memperkuat keterlibatan korporasi jiran dalam krisis kebakaran lahan. Titik panas karhutla terdeteksi berada di dalam area konsesi milik entitas Malaysia, salah satunya KL Kepong.

Langkah tegas telah diambil aparat penegak hukum Indonesia dengan menangkap 223 tersangka perseorangan. Penindakan hukum tersebut juga mencakup pemrosesan sembilan korporasi serta pembekuan izin operasional 26 perusahaan.

baca juga

Prinsip keadilan hukum harus diterapkan secara setara kepada setiap pelaku usaha yang terbukti membakar hutan. Tindakan korektif wajib dijatuhkan pada entitas bisnis tanpa merendahkan harga diri bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Seruan awal Syed Saddiq memang menghendaki adanya tekanan diplomatik kolektif dari negara-negara anggota ASEAN. Langkah tersebut dinilai perlu agar Indonesia mendapat perlakuan sanksi politik atas dampak bencana asap lintas batas.

Persoalan krisis kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan memang selalu menjadi isu sensitif yang berulang dalam hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia. Pembakaran lahan kerap terjadi pada musim kemarau panjang saat pembukaan area perkebunan sawit secara masif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata-kata Kesal Bupati Siak Protes Video Tanam Pohon di Bekas Kebakaran Hutan Dihapus TikTok

Kata-kata Kesal Bupati Siak Protes Video Tanam Pohon di Bekas Kebakaran Hutan Dihapus TikTok

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Bos BEI Buka Suara soal Tuduhan Tekanan Asing ke MSCI

Bos BEI Buka Suara soal Tuduhan Tekanan Asing ke MSCI

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Golkar Lepas Tangan, Bahlil Serahkan Kasus Nusron Wahid Sepenuhnya ke KPK

Golkar Lepas Tangan, Bahlil Serahkan Kasus Nusron Wahid Sepenuhnya ke KPK

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Terkini

Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan

Tecno Spark 50s 5G Meluncur, Layar 120Hz dan Fast Charging 45W Jadi Andalan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:15 WIB

5 Feng Shui Rumah Gaya Japandi dan Skandinavia Minimalis, Nyaman Sekaligus Rezeki Mengalir

5 Feng Shui Rumah Gaya Japandi dan Skandinavia Minimalis, Nyaman Sekaligus Rezeki Mengalir

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Mengapa Penggunaan Sunscreen Wajib Dilakukan Setiap Hari untuk Mencegah dan Memudarkan Flek Hitam?

Mengapa Penggunaan Sunscreen Wajib Dilakukan Setiap Hari untuk Mencegah dan Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cegah Kulit Kering, 4 Cleansing Milk Hyaluronic Acid yang Melembapkan

Cegah Kulit Kering, 4 Cleansing Milk Hyaluronic Acid yang Melembapkan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Lampung Diguyur Rp13 Triliun dari APBN: Program MBG Sedot Porsi Terbesar Rp7,02 T

Lampung Diguyur Rp13 Triliun dari APBN: Program MBG Sedot Porsi Terbesar Rp7,02 T

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Review Once We Were Us: Saat Masa Depan Membawa Cinta ke Arah yang Berbeda

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:00 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:53 WIB

×