Golkar Lepas Tangan, Bahlil Serahkan Kasus Nusron Wahid Sepenuhnya ke KPK

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:50 WIB
Golkar Lepas Tangan, Bahlil Serahkan Kasus Nusron Wahid Sepenuhnya ke KPK
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. [tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyerahkan kasus hukum Menteri ATR/BPN Nusron Wahid kepada aparat penegak hukum.
  • Nusron Wahid melakukan perjalanan dinas ke Malaysia tanpa izin Presiden Prabowo Subianto saat dijadwalkan diperiksa KPK pada Kamis (15/10/2026).
  • KPK memeriksa Nusron sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB.

Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum yang menyeret Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kepada aparat penegak hukum.

Sikap itu disampaikan di tengah sorotan atas keberangkatan Nusron ke Malaysia yang bertepatan dengan jadwal pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahlil menegaskan, Golkar berkomitmen menghormati setiap proses hukum. Ia menyatakan partainya tidak akan mencampuri mekanisme penegakan hukum terhadap kadernya tersebut.

"Partai Golkar menghargai sebuah proses hukum yang terjadi," ujar Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia kembali menekankan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga penanganan perkara harus diserahkan kepada aturan yang berlaku.

"Negara kita adalah negara hukum, dan kita serahkan semuanya kepada hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Bahlil.

Pernyataan Bahlil itu merespons polemik perjalanan dinas Nusron ke Malaysia yang bertepatan dengan panggilan pemeriksaan KPK pada Kamis (15/10/2026).

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid saat ditemui di Denpasar, Selasa (25/11/2025) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid saat ditemui di Denpasar, Selasa (25/11/2025) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko sebelumnya mengonfirmasi rute perjalanan Nusron. Ia berangkat melalui Batam, transit di Singapura, sebelum melanjutkan penerbangan ke Malaysia untuk agenda kedinasan.

Namun, keberangkatan tersebut menjadi sorotan karena Nusron tidak hadir dalam pemeriksaan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pada 15 Oktober 2026.

baca juga

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkapkan bahwa Nusron justru bertolak ke luar negeri ketika penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya.

Menurut penelusuran MAKI, perjalanan dinas Nusron ke Johor Bahru, Malaysia, dilakukan tanpa mengantongi izin resmi dari Presiden Prabowo Subianto.

Selain absen dari pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Nusron juga diketahui tidak menghadiri pertemuan kabinet bersama Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (16/10/2026).

Pemeriksaan terhadap Nusron dinilai penting dalam pengusutan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam perkara KPK telah menetapkan delapan tersangka. Empat di antaranya merupakan orang dekat Nusron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Ketum Partai Jangan Kebanyakan Pidato

Bahlil Sebut Ketum Partai Jangan Kebanyakan Pidato

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

Soal Polemik Ijazah Gibran, Bahlil: Golkar Taat Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Golkar Sebut Dua Tahun Prabowo-Gibran Berpihak ke Rakyat Kecil

Golkar Sebut Dua Tahun Prabowo-Gibran Berpihak ke Rakyat Kecil

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Terkini

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Gara-gara Ini, BI Diramal Bakal Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:44 WIB

Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan, Anak Belajar Orang Tua Diberdayakan

Sekolah Rakyat Putus Rantai Kemiskinan, Anak Belajar Orang Tua Diberdayakan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:38 WIB

KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut

KPK Sita Uang dan Perhiasan dari Rumah Dinas Bupati Klaten, Lima Klaster Korupsi Diusut

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:38 WIB

1.393 Hektare Hutan Kaltim Terbakar Periode Karhutla Agustus-Oktober 2026

1.393 Hektare Hutan Kaltim Terbakar Periode Karhutla Agustus-Oktober 2026

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:33 WIB

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Paradoks Antara Kedaulatan Rakyat vs Monopoli Partai di Pencalonan Presiden

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

Persiapan Sekolah Rakyat Permanen Bergerak, 2 Daerah Siapkan Lahan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Macan Tutul Jawa Terekam di Nusakambangan, Dampak Proyek Pembangunan Jadi Sorotan

Macan Tutul Jawa Terekam di Nusakambangan, Dampak Proyek Pembangunan Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai 8 Jam Didata dan Ditanya Kronologi Pasang Spanduk Protes

Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai 8 Jam Didata dan Ditanya Kronologi Pasang Spanduk Protes

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam

Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam

Batam | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM

Pastikan Stock BBM di Jatim, Khofifah & Emil Dardak Datangi Kementerian ESDM

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:18 WIB

×