Bos BEI Buka Suara soal Tuduhan Tekanan Asing ke MSCI

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:02 WIB
Bos BEI Buka Suara soal Tuduhan Tekanan Asing ke MSCI
Ilustrasi tuduhan tekanan asing ke MSCI. [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
baca 10 detik
  • Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyatakan di Gedung BEI pada 20 Oktober 2026 bahwa MSCI bekerja secara independen.
  • Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menuding adanya tekanan institusi Singapura termasuk GIC terhadap MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar Indonesia.
  • BEI fokus melakukan reformasi teknis pasar modal demi meningkatkan kepercayaan investor global daripada menanggapi tudingan manuver asing.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menanggapi pernyataan mantan Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi tentang keputusan Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) terhadap pasar modal.

Adapun, pernyataannya menuding adanya manuver pihak asing yang menekan Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) untuk menurunkan klasifikasi pasar saham RI dari Emerging Market ke Standalone Market. Dalam hal ini, Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa MSCI adalah lembaga independen.

"Kami akan sangat fokus kepada hal teknis dan kami selalu meyakini dan tetap percaya bahwa global index provider selalu independen," katanya di Gedung BEI, Selasa (20/10/2026).

Dia menekankan, BEI akan fokus dalam pembenahan pasar modal Indonesia. Salah satunya terus melakukan reformasi pasar modal dalam meningkatkan kepercayaan investor global.

"Jadi, oleh karena itu, kami akan fokus saja kepada hal-hal teknis yang bisa kami lakukan dalam upaya mereformasi pasar modal," bebernya.

Sebagai informasi, Mantan Menteri Perdagangan RI tahun 2024 dan 2020-2022 itu, menyoroti rencana lembaga indeks global MSCI yang membuka konsultasi terkait kemungkinan penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (tengah) memberikan pernyataan pers usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (9/8/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi (tengah). [Suara.com/Alfian Winanto]

Muhammad Lutfi menilai, perkembangan tersebut perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap pasar modal Indonesia.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan posisi Indonesia dalam klasifikasi pasar global, melainkan juga menyangkut kepentingan ekonomi dan penguasaan aset-aset strategis nasional.

Sebab, Standalone Market kerap diasosiasikan dengan pasar yang memiliki keterbatasan akses bagi investor internasional, termasuk dalam konteks pembatasan pergerakan modal atau capital control.

baca juga

Selain itu, Muhammad Lutfi juga membongkar alasan di balik rencana perubahan klasifikasi tersebut. Luthfi menilai, Indonesia tidak menerapkan kebijakan pengendalian modal seperti yang dia gambarkan.

Ia menyinggung dugaan adanya tekanan dari institusi investasi asal Singapura, termasuk Temasek dan Government of Singapore Investment Corporation (GIC), terhadap MSCI.

Bahkan, menyebut nama Rachel Goh dari GIC yang menurut pengakuannya diduga mendorong penurunan klasifikasi pasar saham Indonesia.

"Bahkan saya dapat kabar langsung di dalam, Rachel Goh di GIC yang marah-marah dan menekan MSCI supaya peringkat Indonesia diturunkan. Come on, Rachel, don't you know walls in Jakarta do talk and scream?" ujarnya melalui sosial media Instagram.

Namun, pernyataan ini belum disertakan bukti nyata adanya keterlibatan asing dalam memberikan tekanan pada pasar modal Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Big Bank BUMN Mulai Melawan MSCI

Saham Big Bank BUMN Mulai Melawan MSCI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:37 WIB

Gebrakan BEI, Saham-saham Kategori HSC Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

Gebrakan BEI, Saham-saham Kategori HSC Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Indonesia Terancam Turun Kelas? BEI Temui MSCI Hari Ini!

Indonesia Terancam Turun Kelas? BEI Temui MSCI Hari Ini!

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:05 WIB

BEI Tak Ikut Campur Soal Agunan Kredit Saham Emiten Haji Isam di Bank Mandiri

BEI Tak Ikut Campur Soal Agunan Kredit Saham Emiten Haji Isam di Bank Mandiri

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!

Dugaan Money Politic Hantam Muktamar NU, Uang Rp 250 Juta Disita KPK!

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Dry Ice untuk Atasi Karhutla Timpa Rumah Warga, BNPB Ubah SOP: Wajib Diperkecil Sebutir Beras

Dry Ice untuk Atasi Karhutla Timpa Rumah Warga, BNPB Ubah SOP: Wajib Diperkecil Sebutir Beras

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Adu Liquid Foundation vs Cream Foundation Sariayu, Mana yang Lebih Ampuh Nutup Flek Hitam?

Adu Liquid Foundation vs Cream Foundation Sariayu, Mana yang Lebih Ampuh Nutup Flek Hitam?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:49 WIB

Lima Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten Diusut, KPK Sita Uang dan Perhiasan

Lima Klaster Dugaan Korupsi Bupati Klaten Diusut, KPK Sita Uang dan Perhiasan

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:45 WIB

Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang

Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Ada Transaksi Short Selling Saat IHSG Jatuh

Ada Transaksi Short Selling Saat IHSG Jatuh

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

Golkar Ambisi Kuasai Kursi DPR daripada Presiden-Wapres, Bahlil: Itu Doktrinnya Adindaku Sayang!

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

Suara Ashilla Sikado Diduga Muncul di Film AIN Tanpa Izin, Ini Klarifikasi MVP Pictures

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Menguat, Brent Tembus 109 Dolar AS per Barel

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis Logistik Mulai Beralih ke Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:26 WIB

×