Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

Chandra Iswinarno

Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:32 WIB
Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan
Ilustrasi Google. (Pexels/Brett Jordan)
baca 10 detik
  • Google meminta pengkajian mendalam terhadap rancangan Pasal 29 dan Pasal 30 terkait potensi pembayaran ganda.
  • Keberadaan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dapat menghapus skema kerja sama langsung atau bisnis dengan perusahaan pers.
  • Dewan Pers mengusulkan jalan tengah dengan mengakomodasi Lembaga Manajemen Kolektif sekaligus mekanisme bisnis langsung.

Suara.com - Perwakilan Kemitraan Berita Asia Tenggara Google, Yos Kusuma, meminta agar rancangan Pasal 29 dan Pasal 30 terkait hak ekonomi perusahaan pers dikaji secara lebih mendalam.

Ia menekankan bahwa penerapan pasal tersebut harus mempertimbangkan secara matang dampaknya terhadap operasional platform digital dan ekosistem berita secara keseluruhan.

Perhatian utama Google tertuju pada potensi tumpang tindih aturan yang dapat memicu kewajiban pembayaran ganda.

Kekhawatiran ini muncul jika penggunaan konten diwajibkan melalui satu pintu, yakni Lembaga Manajemen Kolektif (LMK), sementara Google saat ini telah memiliki skema kerja sama langsung antarpihak atau business-to-business (B2B) dengan sejumlah perusahaan pers di Indonesia.

Bagi Google, perjanjian B2B yang telah berjalan dengan penerbit berita diharapkan tetap dapat diakomodasi dan tidak digugurkan oleh kehadiran LMK.

"Dimungkinkannya mekanisme di luar LMK memang itu preferensi kami. Pada prinsipnya, kami tidak menolak LMK. Silakan kalau teman-teman pers menilai LMK itu bisa menjembatani kerja sama dengan platform lain yang sesuai," kata Yos.

Selain polemik kompensasi, pembahasan Pasal 30 juga turut memunculkan persoalan baru bagi Google. Sebab, ketentuan tersebut dinilai berpotensi mewajibkan platform untuk membayar proses pengindeksan, agregasi, kurasi, algoritma, hingga penayangan cuplikan berita (snippet).

Padahal, fitur-fitur Google tersebut justru membantu masyarakat untuk menemukan informasi sekaligus mengarahkan lalu lintas pembaca langsung ke situs penerbit berita.

Sebagai tambahan, Google juga memberikan catatan terkait Pasal 66 mengenai kecerdasan buatan (AI). Pengaturan terkait penggunaan AI dan peniruan gaya unik di dalamnya dinilai masih perlu dikaji lebih lanjut agar selaras dengan laju perkembangan teknologi.

baca juga

Merespons kontroversi dan dinamika kebutuhan platform serta penerbit, Anggota Dewan Pers Dahlan Dahi mengusulkan jalan tengah.

Ia mendorong agar pengaturan hak ekonomi karya jurnalistik tidak bersifat tunggal, melainkan mengakomodasi kehadiran LMK sekaligus mekanisme B2B.

Opsi ganda ini dinilai krusial agar perusahaan pers memiliki fleksibilitas dalam menentukan mekanisme yang paling relevan dengan kondisi dan keberlanjutan bisnis mereka.

“Makanya kita mengusulkan jangan hanya LMK, perlu ada LMK dan mekanisme B2B,” ujar Dahlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Hak Cipta Bisa Memutus Jalan Media ke Pembaca

RUU Hak Cipta Bisa Memutus Jalan Media ke Pembaca

Opini | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Jangan Sampai UU Hak Cipta Membuat Media Kehilangan Trafik dan Pendapatan

Jangan Sampai UU Hak Cipta Membuat Media Kehilangan Trafik dan Pendapatan

Opini | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:28 WIB

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

RUU Hak Cipta Ditargetkan Rampung 17 Desember 2026

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Terkini

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

Google Peringatkan Potensi Gangguan Ekosistem Berita Jika LMK Diwajibkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:32 WIB

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Sepatu Upper Knit Cocok untuk Apa? Ini Kelebihan dn Kekurangannya

Sepatu Upper Knit Cocok untuk Apa? Ini Kelebihan dn Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jujukan Bromo: Persinggahan Tak Terduga dengan View Elok dan Ramah Kantong

Jujukan Bromo: Persinggahan Tak Terduga dengan View Elok dan Ramah Kantong

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Pigai Klaim Indonesia Surplus Demokrasi, Sebut Hanya Prabowo yang Berani Kecam Teror Aktivis

Pigai Klaim Indonesia Surplus Demokrasi, Sebut Hanya Prabowo yang Berani Kecam Teror Aktivis

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Geger di Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung: Cekcok Sesama Siswa Berujung Todongan Badik

Geger di Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung: Cekcok Sesama Siswa Berujung Todongan Badik

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Overheat, Qualcomm Langsung Buka Suara!

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Overheat, Qualcomm Langsung Buka Suara!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×