Netizen Mau Patungan Pasang Poster Kebakaran Hutan Viral Greenpeace di Times Square New York

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:04 WIB
Netizen Mau Patungan Pasang Poster Kebakaran Hutan Viral Greenpeace di Times Square New York
Warganet menggalang dana massal untuk menayangkan pesan protes krisis iklim di Times Square New York.
baca 10 detik
  • Warganet menggalang patungan Rp10.000 untuk memasang iklan krisis iklim di Times Square New York.

  • Inisiatif timbul usai polisi menertibkan aksi pembentangan spanduk Greenpeace di Bundaran HI Jakarta.

  • Aksi lingkungan ini bertepatan dengan dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Suara.com - Warganet bergerak cepat menggalang dana publik untuk menyewa papan iklan di Times Square, New York, demi menyuarakan krisis iklim Indonesia ke panggung internasional. Langkah berani ini muncul sebagai bentuk solidaritas sekaligus respons atas tindakan kepolisian yang menertibkan aksi pembentangan spanduk lingkungan di Bundaran HI.

Gerakan kolektif tersebut mengajak setiap orang menyumbang Rp10.000 agar pesan penanganan krisis iklim dan ancaman kebakaran hutan mendapatkan perhatian dunia. Langkah ini membuktikan bahwa tekanan publik tidak redup meski aksi fisik di lapangan dihentikan aparat dengan cepat.

Masyarakat sipil menunjukkan cara baru dalam menyampaikan protes dengan memanfaatkan ruang digital dan platform iklan global. Sorotan internasional dinilai mampu mendesak pemerintah agar lebih serius menangani persoalan lingkungan hidup yang kian mendesak.

Gagasan mengudara di Times Square mengemuka di media sosial tak lama setelah polisi mengamankan para demonstran di kawasan Jakarta Pusat. Warganet menilai media luar negeri dapat menjadi tempat yang efektif untuk menyuarakan kritik yang kerap dibatasi di dalam negeri.

Melalui akun Instagram @kasitau.jakarta, ajakan donasi ini disebarkan secara masif kepada khalayak luas.

"6 aktivis Greenpeace sempat ditangkap setelah spanduk protes krisis iklim di Bundaran HI Jakarta dicopot aparat dan akhirnya aktivis dibebaskan. Lalu gerakan Rp10.000 per orang diusulkan warganet untuk patungan menayangkan spanduk Greenpeace di Times Square New York agar kondisi Indonesia diketahui dunia. Gass gakk nihhh," tulis akun @kasitau.jakarta.

Dukungan publik terus mengalir karena masyarakat menganggap pesan yang dibawa para aktivis sangat krusial bagi masa depan lingkungan. Usulan iklan luar ruang tersebut diproyeksikan memuat visual tajam mengenai fakta lapangan krisis lingkungan di Tanah Air.

Sebelumnya, aktivis membentangkan spanduk raksasa di Monumen Patung Selamat Datang untuk mengkritik kebijakan lingkungan pemerintah. Momen protes tersebut sengaja dipilih bertepatan dengan dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabumbing Raka.

Polisi bergerak cepat menghentikan aksi dan membawa 11 orang ke markas Polda Metro Jaya. Kendati spanduk diturunkan dalam kurun waktu singkat, narasi protes tersebut justru menyebar luas di ranah digital.

baca juga

Pihak organisasi menegaskan bahwa tujuan utama mereka menyampaikan pesan kritis kepada penguasa telah berhasil menjangkau masyarakat luas.

"Walaupun banner-nya cuma bentar terbentang, tapi gaungnya udah sampai ke mana-mana. Ramai dibagikan, ramai dibicarakan, semoga pesannya juga sampai ke mereka yang lagi merayakan 2 tahun kekuasaannya," tulis pernyataan resmi akun Instagram Greenpeace Indonesia.

Tim pendamping hukum dari LBH Jakarta memastikan sebagian dari mereka yang ditangkap telah diizinkan pulang oleh pihak kepolisian. Petugas Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebelumnya memeriksa para pendukung teknis serta awak media yang berada di lokasi.

Perwakilan LBH Jakarta Alif Fauzi membenarkan lima anggota tim penyelamat dan pendukung aksi sudah memproleh izin meninggalkan markas kepolisian. Sementara itu, proses pendampingan hukum terus berjalan untuk memastikan seluruh hak warga negara dipenuhi.

Penangkapan ini justru memicu gelombang dukungan baru dari masyarakat yang prihatin atas tindakan represif terhadap isu lingkungan. Dukungan publik kini bergeser dari simpati media sosial menjadi tindakan nyata lewat penggalangan dana.

Aksi pembentangan spanduk dan gerakan patungan warganet ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran atas memburuknya kondisi lingkungan hidup di Indonesia. Berbagai kebijakan pembangunan nasional dinilai kerap mengabaikan aspek kelestarian hutan dan komitmen penurunan emisi karbon.

Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum kritis bagi aktivis dan masyarakat untuk menagih janji perlindungan alam. Publik berharap tindakan kolektif hingga tingkat internasional ini mampu mendesak lahirnya kebijakan iklim yang lebih berpihak pada bumi dan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Muhammadiyah Kutip Surah Al Baqarah dan Al Araf: Jangan Normalisasi Kebakaran Hutan Bencana Tahunan

Muhammadiyah Kutip Surah Al Baqarah dan Al Araf: Jangan Normalisasi Kebakaran Hutan Bencana Tahunan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan

Eks Mendag RI Kecam Usulan Politisi Malaysia Serukan Indonesia Dikucilkan karena Kebakaran Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Prediksi Lille vs Galatasaray: Sama-Sama Terpuruk, Calvin Verdonk Cs Lebih Diunggulkan

Prediksi Lille vs Galatasaray: Sama-Sama Terpuruk, Calvin Verdonk Cs Lebih Diunggulkan

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Kisah Nyata! Polisi Melawan Kecanduan Opioid Putrinya di Film Clean Hands

Kisah Nyata! Polisi Melawan Kecanduan Opioid Putrinya di Film Clean Hands

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Apa Perbedaan Body Lotion Natur-E Hijau dan Pink? Cek Klaimnya

Apa Perbedaan Body Lotion Natur-E Hijau dan Pink? Cek Klaimnya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Demi Jaga Keterjangkauan Harga dan Bahan Pokok, Jateng Telah Gelar 1.724 Gerakan Pangan Murah

Demi Jaga Keterjangkauan Harga dan Bahan Pokok, Jateng Telah Gelar 1.724 Gerakan Pangan Murah

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Prancisi Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Calvin Verdonk? Pelatih Buka Suara

Prancisi Dilanda Kerusuhan, Bagaimana Nasib Calvin Verdonk? Pelatih Buka Suara

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:55 WIB

5 Rekomendasi Sheet Mask Affordable untuk Kulit Cerah dan Tenang

5 Rekomendasi Sheet Mask Affordable untuk Kulit Cerah dan Tenang

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Cara Memakai Toner Pad yang Benar Diusap atau Dikompres? Ini Panduannya agar Tak Iritasi

Cara Memakai Toner Pad yang Benar Diusap atau Dikompres? Ini Panduannya agar Tak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Perempuan dan Hak Bersuara: Memaknai Kebebasan Berekspresi di Era Modern

Perempuan dan Hak Bersuara: Memaknai Kebebasan Berekspresi di Era Modern

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:50 WIB

4 Laptop Terbaik untuk Desain Grafis Harga Rp5 Jutaan, Bisa Dilipat 360 Derajat!

4 Laptop Terbaik untuk Desain Grafis Harga Rp5 Jutaan, Bisa Dilipat 360 Derajat!

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Anggaran Pendidikan Tembus Rp 17 T, Tapi Sertifikasi Guru di Jakarta Diduga Belum Tembus 50 Persen

Anggaran Pendidikan Tembus Rp 17 T, Tapi Sertifikasi Guru di Jakarta Diduga Belum Tembus 50 Persen

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:48 WIB

×