Pemerintah Terus Percepat Pemulihan Sektor Perikanan dan Pembangunan Huntap Pascabencana Sumatera

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:05 WIB
Pemerintah Terus Percepat Pemulihan Sektor Perikanan dan Pembangunan Huntap Pascabencana Sumatera
Mendagri Muhammad Tito Karnavian pimpin Rapat dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kelautan dan Perikanan serta Fasilitas Perumahan dan Permukiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Dok. Kemendagri)

Suara.com - Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan serta pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Percepatan tersebut membutuhkan koordinasi pemerintah pusat dan daerah, terutama untuk memastikan program terlaksana sesuai Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera 2026–2028.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat memimpin Rapat dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kelautan dan Perikanan serta Fasilitas Perumahan dan Permukiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (21/10/2026). Rapat tersebut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Teddy Paul H. Siagian.

Tito menekankan pentingnya mempercepat pelaksanaan program mengingat waktu yang tersisa pada 2026 semakin terbatas. Ia meminta kementerian/lembaga terkait memastikan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan. Ia juga mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk turut mendukung pelaksanaan program di lapangan.

“Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tidak berhenti terus melakukan percepatan pemulihan rehabilitasi, rekonstruksi pascabencana Sumatera,” ujarnya.

Berdasarkan paparan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memiliki sejumlah program rehabilitasi dan rekonstruksi di sektor kelautan dan perikanan pada 2026. Program tersebut meliputi rehabilitasi tambak, kolam, dan keramba; bantuan ekskavator; bantuan perebusan garam; bantuan sarana pengolahan dan cool box; bantuan mesin dan kapal penangkapan ikan; serta bantuan alat penangkap ikan. Trenggono juga menyampaikan progres pelaksanaan program tersebut, termasuk rehabilitasi infrastruktur pelabuhan perikanan.

Selain pemulihan sektor perikanan, rapat tersebut membahas pembangunan huntap bagi warga yang kehilangan rumah dan lahan akibat bencana. Kementerian PKP menargetkan pembangunan 26.036 unit huntap relokasi terpusat di tiga provinsi terdampak selama 2026–2027. Jumlah tersebut terdiri dari 21.228 unit di Aceh, 3.707 unit di Sumatera Utara, dan 1.101 unit di Sumatera Barat.

“Yang [huntap] kompleks itu dikerjakan oleh PKP ini terutama yang rumahnya, tanahnya sudah habis sudah enggak ada lagi atau di daerah merah, satu kampung hilang otomatis dibangunkan lagi kompleks [oleh] PKP,” ujar Tito.

Menurut Tito, salah satu hal yang perlu segera dituntaskan ialah penyediaan lahan untuk pembangunan kompleks huntap. Karena itu, ia meminta Pemda membantu menyelesaikan kendala lahan agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Ia juga mengingatkan bahwa upaya pemulihan menghadapi tantangan karena cakupan bencana meliputi 53 kabupaten/kota di tiga provinsi. Bencana susulan berupa banjir dan tanah longsor turut memengaruhi proses rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk merusak kembali sejumlah infrastruktur yang sebelumnya telah diperbaiki. “Kita terus bekerja tapi alamnya begitu kita enggak bisa lawan,” ujar Tito.

baca juga

Meski menghadapi berbagai kendala, Tito menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah akan terus bekerja untuk memulihkan kondisi masyarakat terdampak. Melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga dan Pemda, percepatan pemulihan di berbagai sektor, termasuk kelautan dan perikanan serta pembangunan huntap, diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

“Kita tidak menyerah kita terus bekerja untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Meski Hadapi Berbagai Tantangan, Penanganan Karhutla Terus Dioptimalkan

Mendagri: Meski Hadapi Berbagai Tantangan, Penanganan Karhutla Terus Dioptimalkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Bahaya Karhutla Mengintai, Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Mendagri ke Istana

Bahaya Karhutla Mengintai, Prabowo Panggil Menko Polkam hingga Mendagri ke Istana

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

Mendagri Dorong Penguatan Sistem IT untuk Percepat Digitalisasi Perlindungan Sosial

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Mendagri Minta Pemda Perkuat Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Kijang Innova Zenix Terima Penyegaran, Sekarang Bisa Dinyalakan Pakai Smartphone

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Air Makin Keruh, Ledakan Alga Ganggu Ekosistem Danau Mawang

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

Skema Padat Karya Bersihkan Lumpur Banjir Padang, Warga Dapat Insentif

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Love, Death & Robots Volume 1: Eksperimen Animasi Dewasa yang Sangat Liar!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Lewat Dongeng, Bank Jago Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

Prabowo Wanti-wanti Teknologi Digital Jadi Senjata Pemecah Belah, Pejabat Diminta Siap Diawasi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Terbaik di Kabinet Prabowo

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Kinerja Keuangan Makin Sehat, Laba Bruto DIGI Melonjak Jadi 20 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:54 WIB

×