Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB
Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menegaskan koalisi besar dibutuhkan demi menjaga stabilitas politik serta ekonomi nasional.

  • Pemerintah mengancam mencabut izin korporasi pembakar hutan yang dikategorikan sebagai aksi terorisme lingkungan.

  • Indonesia menegaskan tidak gentar menghadapi ancaman penurunan status pasar modal oleh MSCI.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitas politik dalam negeri merupakan benteng utama Indonesia menghadapi gejolak geopolitik global yang kian tajam. Penegasan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (21/10).

Dua tahun perjalanan Kabinet Merah Putih dinilai berhasil menjaga ketahanan nasional meski berada di tengah kepungan perang dagang serta konflik internasional. Prabowo menekankan bahwa jajaran menterinya telah bekerja maksimal demi menyejahterakan rakyat.

Strategi merangkul banyak kekuatan politik sengaja diambil untuk meredam potensi benturan antar-elite yang kerap merugikan negara. Menurutnya, ukuran fisik Indonesia yang setara Benua Eropa dengan populasi 300 juta jiwa membutuhkan jalinan persatuan yang sangat kuat.

Presiden Prabowo Subianto di sidang kabinet paripurna. (Antara)
Presiden Prabowo Subianto di sidang kabinet paripurna. (Antara)

"Koalisi kita besar, benar, karena saya ingin sebanyak mungkin kekuatan bersatu untuk jalankan perbaikan kehidupan rakyat kita," kata Prabowo.

Ia menepis anggapan negatif publik mengenai postur pemerintahan yang tergolong gemuk dan dinilai tidak efisien. Model demokrasi luar negeri yang memicu kekacauan di beberapa negara Eropa dijadikan alasan mengapa Indonesia harus memiliki jalurnya sendiri.

"Kalau kita ikut demokrasi ala barat, sekarang lihatlah televisi, berita, setiap hari apa yang terjadi di Prancis, Italia, di Eropa, tempat lahir demokrasi yang mengajarkan kita HAM, kita lihat," ujarnya.

Tekanan Asing dan Geopolitik

Catatan sejarah membuktikan perpecahan domestik pada masa lalu kerap ditunggangi pihak luar yang tidak menginginkan Indonesia tumbuh maju. Intervensi asing dianggap kerap memanfaatkan ego sektoral elite guna memecah belah kedaulatan bangsa.

"Bangsa-bangsa besar selalu intervensi, selalu ganggu kita, selalu menghasut perpecahan, selalu membiayai pemberontakan, kerusuhan, adu domba," kata Prabowo.

baca juga

Gerakan masa lalu seperti DI/TII, APRA, RMS, PRRI/Permesta, hingga peristiwa Madiun 1948 menjadi bukti nyata besarnya ancaman eksternal tersebut. Meskipun begitu, prediksi kehancuran Indonesia pada era krisis 1998 terbukti tidak pernah menjadi kenyataan.

Dinamika global saat ini telah mengubah komoditas vital dan sistem keuangan menjadi alat pertempuran geopolitik baru. Kebijakan perdagangan Internasional tidak lagi bisa dipandang semata-mata sebagai urusan bisnis murni.

"Sekarang mata uang jadi senjata. Sekarang ekspor impor jadi senjata, sekarang pangan jadi senjata, beras jadi senjata. Jadi bisnis tidak bisa kita pandang murni bisnis," ujar Prabowo.

Langkah diplomasi merangkul negara tetangga terus digencarkan guna memperkuat posisi tawar Indonesia di kawasan. Pendekatan ini bahkan telah dimaksimalkan sejak ia memimpin Kementerian Pertahanan pada era pemerintahan sebelumnya.

Kebakaran Hutan Digolongkan Sebagai Kejahatan Kemanusiaan

Persoalan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mendapatkan perhatian serius serta penanganan luar biasa dari pemerintah. Kepolisian beserta lembaga intelijen diperintahkan membongkar keterlibatan korporasi yang sengaja merusak ekosistem demi keuntungan sepihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Terkini

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM

Bongkar Penimbunan Solar, Polda Riau Didesak Ungkap Mafia BBM

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Bilik Sabu di Pamekasan Terbongkar, Polisi Buru Dugaan Jaringan hingga Malaysia

Bilik Sabu di Pamekasan Terbongkar, Polisi Buru Dugaan Jaringan hingga Malaysia

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Sinopsis In Her Eyes, Dracin Fantasi Xing Fei dan Tim Huang di Youku

Sinopsis In Her Eyes, Dracin Fantasi Xing Fei dan Tim Huang di Youku

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:48 WIB

×