Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

Bella

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:08 WIB
Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana
Koalisi komunitas yang tergabung dalam Enter Nusantara menggalang donasi masker untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. [Suara.com/Agustin]
baca 10 detik
  • Enter Nusantara menggelar aksi penggalangan donasi masker di depan kantor ASEAN, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026).
  • Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk sindiran terhadap pemerintah yang dinilai abai dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.
  • Masker yang terkumpul akan disalurkan kepada warga terdampak di Kalimantan melalui koordinasi bersama organisasi lokal setempat.

Suara.com - Koalisi komunitas yang tergabung dalam Enter Nusantara menggalang donasi masker untuk masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan saat menggelar aksi di depan kantor Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Jakarta.

Penggalangan donasi tersebut dilakukan sebagai bentuk sindiran terhadap pemerintah yang dinilai abai dalam menangani persoalan karhutla.

Masker yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui koordinasi dengan organisasi lokal di Kalimantan.

Community Partnership Project Enter Nusantara, Fajar, mengatakan pengumpulan masker menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan bersamaan dengan aksi mereka di depan kantor ASEAN.

"Maka hari ini kita juga, aksinya adalah sekalian mengumpulkan donasi masker," kata Fajar kepada Suara.com saat ditemui di depan gedung ASEAN, Rabu (21/10/2026).

Fajar menjelaskan, masker yang terkumpul akan dibawa ke Kalimantan untuk diberikan kepada masyarakat terdampak karhutla.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi lokal di wilayah tersebut untuk membantu penyaluran donasi.

"Nanti masker yang kita kumpulkan hari ini kita bawa ke kawan-kawan yang ada di Kalimantan gitu. Nanti di sana kita juga sudah berkoordinasi sama organisasi-organisasi lokal di sana," ujarnya.

Menurut Fajar, penggalangan donasi masker tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak karhutla.

baca juga

Aksi itu juga menjadi sindiran terhadap pemerintah, terutama terkait penanganan bencana dan dugaan korupsi dana penanggulangan bencana yang disinggung oleh koalisi.

"Sebenarnya kalau itu ya itu lebih ke sindiran aja ke pemerintah. Karena selama ini pemerintah sering banget abai bahkan dana untuk penanggulangan bencana dikorupsi, jadi ini sebenarnya bentuk sindiran ke rezim," tutur Fajar.

Fajar menilai penggalangan masker oleh masyarakat di depan kantor ASEAN menjadi bentuk kritik terhadap penanganan karhutla di Indonesia.

Dia menyoroti masyarakat yang justru mengumpulkan bantuan secara mandiri untuk warga terdampak, sementara aksi tersebut dilakukan di depan kantor organisasi regional Asia Tenggara.

"Bukannya harusnya di pemerintah Indonesia, tapi malah kita di ASEAN dan warga mengumpulkan masker satu sama lain," pungkasnya.

Reporter: Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara soal Karhutla Tak Didengar, Koalisi Enter Nusantara Minta Negara ASEAN Tekan Indonesia

Suara soal Karhutla Tak Didengar, Koalisi Enter Nusantara Minta Negara ASEAN Tekan Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Pembakaran Hutan, 3 PMA

Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Pembakaran Hutan, 3 PMA

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

Komnas HAM Pantau Dampak Karhutla di Kalimantan, Soroti Hak Kesehatan hingga Pendidikan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Sebut Karhutla Kejahatan Kemanusiaan, Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Nakal

Sebut Karhutla Kejahatan Kemanusiaan, Prabowo Perintahkan Usut Tuntas Korporasi Nakal

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

Prabowo Sebut Pembakar Hutan sebagai Teroris Lingkungan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:03 WIB

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

32 Perusahaan Terlibat Karhutla! Izin Dibekukan dan Dipaksa Pulihkan Ekosistem Hutan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Di Balik Aksi Greenpeace: Sigap Copot Spanduk, Lambat Tangani Karhutla

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:32 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola Penjaminan, Dorong Skema Asuransi Kredit yang Lebih Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:26 WIB

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

Riset Evident Institute: Dialog Prabowo-Gibran Dinilai Berhasil, Ekonomi Warga Masih Jadi Tantangan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Sudewo Melawan! Tolak Vonis 8,5 Tahun Penjara dan Siapkan Banding

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Pesta Gol di Bekasi, Persija Jakarta Bertengger di Puncak Klasemen Super League

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Menko Airlangga Sebut Gejolak Pasar Modal Bukan Tolak Ukur Kondisi Perekonomian

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Ide Rayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada Konser Maliq & DEssentials hingga Dinner Spesial

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×