Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Muhamad Yasir, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB
Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung
Juru Bicara Satgas PKH Ambarita Simanjuntak (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (13/7/2026). ANTARA/Agatha Olivia Victoria
baca 10 detik
  • Satgas PKH fokus mengambil alih kawasan ilegal, menagih denda, serta memulihkan hutan.
  • Temuan pelanggaran pidana oleh satgas diserahkan kepada Polri dan Kejaksaan agar penegakan hukum berjalan efektif.
  • Polda Kalimantan Selatan menyidik 13 korporasi dan menetapkan sembilan tersangka perorangan terkait kasus karhutla.

Suara.com - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menegaskan tugasnya sebatas menertibkan dan mengambil alih kembali kawasan hutan yang dikelola secara ilegal, bukan menangani perkara pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penindakan hukum terhadap pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Juru Bicara Satgas PKH Barita Simanjuntak mengatakan, satgas memiliki kewenangan untuk mengambil alih kembali kawasan hutan yang dikelola secara ilegal oleh korporasi maupun individu. Satgas juga dapat menagih denda administratif dan melakukan pemulihan kawasan hutan.

Sementara itu, apabila ditemukan indikasi tindak pidana dalam proses penertiban, hasil verifikasi dan validasi Satgas PKH akan disampaikan kepada Polri dan Kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

“Itu disampaikan kepada aparat penegak hukum yang juga ada di dalam Satgas agar koordinasi penegakan hukumnya dapat berjalan secara efektif,” kata Barita kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).

Ia menegaskan, penanganan perkara pidana bukan bagian dari tugas utama Satgas PKH. Meski demikian, temuan terkait pelanggaran fungsi kawasan hutan, termasuk yang berpotensi berkaitan dengan bencana, tetap dapat diteruskan kepada aparat penegak hukum.

“Misalnya soal bencana banjir kemarin, kita menemukan ada pelanggaran fungsi kawasan hutan, tentu ini kan beririsan dengan dokumen-dokumen perizinan, itu disampaikan makanya ditindaklanjuti,” tambah dia.

Satelit NASA ungkap kondisi karhutla Kalimantan. (NASA)
Satelit NASA ungkap kondisi karhutla Kalimantan. (NASA)

13 Korporasi Terkait Karhutla

Penegasan Satgas PKH itu muncul di tengah penanganan kasus karhutla oleh Polda Kalimantan Selatan.

baca juga

Kepolisian setempat tengah menyidik 13 korporasi yang area konsesinya mengalami kebakaran, termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit yang diduga memiliki keterkaitan dengan pemodal atau pemegang saham asing.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Sigit Haryono mengatakan, penyidik menemukan indikasi keterlibatan pihak asing dalam sejumlah korporasi yang lahannya terbakar.

“Jadi dari beberapa korporasi yang terjadi kebakaran lahan di wilayah konsesinya ternyata ada keterkaitan dengan pihak asing seperti pemodalnya, kepemilikan ataupun sahamnya dimiliki warga negara asing,” kata Sigit di Banjarmasin, Jumat (23/10/2026).

Penyidikan terhadap 13 korporasi tersebut dilakukan oleh Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Kalsel dan sejumlah polres jajaran.

Dalam salah satu perkara, polisi bahkan telah menetapkan penanggung jawab perusahaan sebagai tersangka atas kebakaran lahan milik perusahaan.

Penanganan kasus karhutla di sektor perkebunan sawit itu tersebar di empat kabupaten, yakni Banjar, Tapin, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

Selain menyelidiki dugaan keterlibatan korporasi, Polda Kalsel juga menangani perkara karhutla yang melibatkan perorangan. Hingga kekinian, polisi telah menetapkan sembilan tersangka dari 16 laporan polisi yang masuk tahap penyelidikan dan penyidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

13 Korporasi Sawit Disidik soal Karhutla di Kalsel, Polisi Telusuri Keterlibatan Asing

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Terkini

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Arti Telinga Berdenging Sebelah Kanan Menurut Primbon Jawa vs Penjelasan Medis Tinnitus

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Sinopsis Mad Blackfin, Dracin Kriminal Dibintangi Wei Xiang dan Sha Yi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×