Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!
Aliansi Anti Asap menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026). Mereka menuntut pemerintah segera menangani karhutla dan memulihkan kesehatan warga terdampak. [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Aliansi Anti Asap berunjuk rasa di Patung Kuda Jakarta pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
  • Massa menuntut pemerintah segera memadamkan kebakaran hutan, menegakkan hukum, dan memulihkan kesehatan warga terdampak.
  • Aliansi mendesak pengalihan anggaran program Makan Bergizi Gratis guna membantu para korban bencana karhutla.

Suara.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Anti Asap menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026). Mereka mendesak pemerintah segera menangani karhutla, memulihkan kesehatan warga terdampak, hingga mengalihkan anggaran program MBG untuk membantu para korban.

Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat sipil, buruh, dan mahasiswa itu mengecam penanganan kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia selama hampir empat bulan terakhir.

Mereka menilai bencana asap tidak terlepas dari ekspansi perkebunan kelapa sawit dan industri kayu yang dinilai mengabaikan kelestarian lingkungan.

Aliansi Anti Asap turut menyoroti dampak kabut asap yang meluas dari Kalimantan dan Sumatra hingga Papua. Berdasarkan data yang disampaikan dalam aksi, sebanyak 306.309 orang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 17 Oktober 2026, dengan anak-anak menjadi kelompok yang paling banyak terdampak.

“Karhutla ini bersumber pada penghancuran ekologi lewat ekspansi sawit dan konsesi perkebunan kayu industri yang memakan area gambut dan menyingkirkan masyarakat adat dan lokal yang selama ini menjadi penjaga keberlangsungan alam kita,” ujar Rizal selaku koordinator aksi.

Menurut massa, alih fungsi hutan menjadi perkebunan monokultur dalam skala besar turut mengganggu kemampuan tanah menyerap air.

Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko limpasan air, banjir, hingga kebakaran lahan yang dampaknya harus ditanggung masyarakat sekitar.

Bentangkan Spanduk, Desak Pemerintah Padamkan Api

Dalam aksi tersebut, peserta membentangkan spanduk, mengangkat poster kecaman, dan menyampaikan tuntutan melalui pengeras suara di hadapan aparat kepolisian yang mengawal demonstrasi.

baca juga

Salah satu spanduk memuat desakan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyelesaikan persoalan karhutla.

“Prabowo, padamkan api atau mundur!” bunyi salah satu spanduk yang dibawa salah satu peserta aksi.

Melalui maklumat resminya, Aliansi Anti Asap mendesak pemerintah segera memadamkan api sekaligus menghentikan impunitas hukum bagi korporasi yang dinilai merusak lingkungan dan merampas tanah rakyat.

Mereka juga menuntut jaminan pemulihan kesehatan bagi warga terdampak, kompensasi yang layak bagi para penyintas, serta proses hukum terhadap pejabat publik dan pengusaha yang dinilai lalai mengantisipasi bencana.

Peserta aksi demo di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026), membentangkan spanduk mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyelesaikan persoalan karhutla.
Peserta aksi demo di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2026), membentangkan spanduk mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menyelesaikan persoalan karhutla.

Desak Anggaran MBG Dialihkan untuk Korban Karhutla

Tak hanya menuntut penanganan kebakaran dan penegakan hukum, massa juga mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Aliansi Anti Asap meminta anggaran program tersebut dialihkan untuk mendanai pemulihan dan memberikan santunan kepada warga yang terdampak bencana ekologis di berbagai daerah.

Desakan itu menjadi salah satu tuntutan utama dalam aksi mereka, di tengah besarnya dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Bagi Aliansi Anti Asap, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api.

Pemerintah juga dituntut memulihkan kondisi warga terdampak, memastikan pertanggungjawaban pihak yang terbukti melanggar hukum, serta mencegah bencana serupa berulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

Koalisi 2029 Bisa Goyah! Prabowo Diminta Rem Pernyataan Kontroversial

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:43 WIB

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

Lahan Bekas Karhutla Tak Boleh Dialihfungsikan Jadi Kebun Sawit, Pelanggar Bakal Dipidana!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih

Kaltim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Drama Baru Ha Young, The Long Shot Trial Resmi Ditunda Usai Kontroversi

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×