NTB.Suara.com - Dua puluh tahun meninggalkan Rieta Amilia dan kedua anaknya, Gideon Tengker tiba-tiba bikin geger meminta harta gono-gini. Dia pun enggan menyeret Nagita Slavina dan Marsha Tengker, kedua anaknya, dalam prahara rumah tangga dengan sang istri.
Gideon Tengker menikah dengan Rieta Amilia pada 1986. Dari pernikahannya ini, pasangan ini dikaruniai dua anak, Nagita Slavina dan Marsha Tengker.
Entah apa yang terjadi, Gideon meninggalkan Rieta Amilia dan kedua anaknya. Saat itu sekitar tahun 1998-1999 kemudian, dia muncul dan meributkan soal harta gono-gini.
Gideon melalui kuasa hukumnya, Erles Rareral menyatakan menuntut haknya atas harta bersama sejak mereka menikah. Erles mengaku sudah mengajak pihak Rieta Amilia, untuk berembuk soal harta gono-gini. Namun tak ada respons.
Dia menjelaskan, ada sejumlah harta besama selama pernikahan. Gideon menyatakan tidak tahu persih jumlahnya. Namun di antaranya adalah rumah di Cempaka Putih dan usaha Frame Ritz.
"Bagaimana pun juga suami istri, harus dibicarakan bersama. Niat baik itu ditunggu Om Dion, tidak ada pembicaraan dari Rieta," kata Erles yang tayangan di kanal Youtube Cumicumi 12 Februari 2023, dikutip Selasa (21/2/2023).
Yang menarik, Gideon Tengker mengaku meninggalkan sejumlah aset dan usaha kepada Rieta. Kemudian istrinya berusaha sendiri. Sehingga aset-aset itu atas nama Rieta Amilia.
"Dia berusaha sendiri, tapi masih tetap istri saya karena belum cerai. Jadi statusnya kita serahkan ke pengadilan. Jadi harta bersama dalam pernikahan," kata Gideon.
Gideon menambahkan, sekitar 10 aset yang akan digugat Gideon terhadap Rieta. Dengan total aset harta gono-gini yang disebutnya mencapai miliaran rupiah.
Baca Juga: Profil Muhammad Rifki Farabi, Anak TGB yang Baru Terjun ke Dunia Politik
Gideon mengaku tidak melibatkan anak-anaknya dalam rebutan harta gono-gini dengan Rieta Amilia. Menurutnya, gugatan ini tidak ada hubungannya dengan Nagita Slavina dan Marsha Tengker.
"Tuntutannya bukan urusan anak-anak. Beda urusannya. Ini saya sama ibunya. Anak-anak sempat tinggal di sana memang," kata dia.
Menurut rencana, Gideon Tengker menggugat harta gono-gini ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (15/2/2023). Namun, laporan itu akhirnya ditunda. (*)