Bocah 2,6 Tahun Tewas Terseret Air Bah, Total Empat Anak Meninggal Akibat Banjir di NTB, Satu Tak Ketemu Mayatnya

Suara NTB

Selasa, 07 Maret 2023 | 21:36 WIB
Bocah 2,6 Tahun Tewas Terseret Air Bah, Total Empat Anak Meninggal Akibat Banjir di NTB, Satu Tak Ketemu Mayatnya
Jenazah Glen di Puskesmas Sape. (BPBD Kabupaten Bima)

NTB.Suara.com - Seorang bocah laki-laki berusia 2,6 tahun atas nama Glen tewas tenggelam setelah terseret air bah. Peristiwa tersebut terjadi di sungai Desa Bugis, Kabupaten Bima, Provinsi NTB, Selasa (7/3/2023) pukul 13.40 Wita.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima mendapatkan informasi tersebut. kejadian bermula ketika korban sedang bermain bersama ke dua temannya di aliran sungai jembatan cabang 4 Desa Bugis, Kecamatan Sape.

Kepala BPBD Kabupaten Bima, Isyra mengatakan, kedua teman korban menceritakan bahwa Glen mandi di aliran sungai. Saat mandi bersama, airnya tidak begitu deras. Namun, tiba-tiba aliran air sungai semakin besar.

"Saat air sungai membesar korban tidak sempat lari untuk menyelamatkan diri. Sedangkan kedua temannya lebih dulu keluar dari sungai dan naik ke atas jalan raya," ujarnya.

Informasi yang masuk ke BPBD Kabupaten Bima, korban adalah anak pasangan suami-isteri dari Flores, Nusa Tenggara Timur. Saat ini, mereka tinggal di Bima.

"Sore ini rencananya kedua orang tua korban akan membawa jenazah anaknya akan ke kampung halamannya. Informasi yang kami terima, mereka berasa dari Desa Compang Ndekas, Kecamatan Wairi,i, Kabupaten Manggarai Flores, NTT," tutup Isyra.

Kematian Glen menambah jumlah anak yang meninggal dunia akibat banjir. Total korban menjadi empat orang anak sejak kejadian banjir melanda sejumlah kabupaten/kota di NTB. Bencana tersebut terjadi sepanjang Januari hingga 7 Maret 2023.

Sebelumnya, data BPBD NTB menyebutkan dua orang anak masing-masing berusia 4 dan 8 tahun meninggal dunia akibat banjir di Kabupaten Lombok Timur. Peristiwa terjadi pada Minggu (12/2/2023).

Banjir juga menyebabkan satu orang anak berusia 8 tahun meninggal dunia akibat banjir di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat pada Senin (13/2/2023).

baca juga

Satu orang korban berusia 8 tahun atas nama Faisal Mursyid Anwar, belum ketemu hingga saat ini. Korban tenggelam ke sungai di Kecamatan Kelayu, Kabupaten Lombok Timur.

Tim SAR menghentikan pencarian terhadap korban. Hal itu berdasarkan standar operasional prosedur pencarian orang hilang di perairan maksimal selama tujuh hari. *

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fantastis, Utang Pemprov NTB Rp350 Miliar Bayarnya Cicil Bikin Kadin Meradang

Fantastis, Utang Pemprov NTB Rp350 Miliar Bayarnya Cicil Bikin Kadin Meradang

Ntb | Senin, 06 Maret 2023 | 18:48 WIB

Ada Aroma Korupsi Aset di Gili Trawangan Lombok, Kejaksaan Lakukan Penelusuran

Ada Aroma Korupsi Aset di Gili Trawangan Lombok, Kejaksaan Lakukan Penelusuran

Ntb | Senin, 06 Maret 2023 | 18:28 WIB

Putra Nelayan Miskin dari Pulau Terpencil di NTB Lulus Jadi Polisi Tanpa Uang

Putra Nelayan Miskin dari Pulau Terpencil di NTB Lulus Jadi Polisi Tanpa Uang

Ntb | Minggu, 05 Maret 2023 | 18:47 WIB

Terkini

Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 02 Juli 2026 | 01:53 WIB

BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel

BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:55 WIB

Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik

Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:41 WIB

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:35 WIB

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 23:13 WIB

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:53 WIB

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:28 WIB

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?

Sumsel | Rabu, 01 Juli 2026 | 22:07 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu

Riau | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:49 WIB

×