NTB.Suara.com - Sebelum kasus penganiayaan terhadap David Latumahina (17), Mario Dandy diduga kerap membuat tindak kriminal. Salah satunya, dia diduga pernah tak membayar bensin saat mengisi di SPBU dengan tagihan sebesar Rp602 ribu.
Kabar ini disampaikan akun Twitter @logikapolitikid. Akun ini membagikan link berita tentang pengendara mobil BMW warna putih kabur usai mengisi bensin di SPBU Kodam Bintaro 34-12304 di Jalan Bintaro Permai Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, 30 Juli 2021 sekitar pukul 04.15 WIB.
Kasus ini sempat viral sebab aksi pengemudi mobil BMW kabur usai isi bensin ini tertangkap kamera CCTV di SPBU tersebut. Bahkan menjadi bahan pemberitaan sejumlah media massa.
Disebutkan, usai tangki bensin diisi penuh, pihak pengemudi meminta agar bisa membayar secara nontunai. Akan tetapi, ketika petugas SPBU sedang mengambil mesin EDC (gesek), BMW putih itu langsung kabur tanpa membayar.
Petugas SPBU sempat mengejar. Namun gagal menghentikan laju kendaraan tersebut. Setelah kasusnya viral, perkara ini berakhir damai. Sebab, keluarga dari pengemudi BMW ini menyelesaikan masalah ini. Alasannya waktu itu, di pengemudi masih remaja. Dan melakukan itu karena iseng.
Akun Twitter @logikapolitikid pun menyatakan bahwa pengemudi BMW itu adalah Mario Dandy. Namun, perkara ini diselesaikan oleh sosok berinisial J.
"Mo cerita dikit… Mario sebelum pake Rubicon pake BMW. Nah ini salah satu kenakalan si MDS aka Mario. Cuma kasus ini berakhir damai, diurus sama si J. Udah itu aja," tulis akun tersebut.
Akan tetapi, akun Twitter ini masih enggan menyebutkan secara jelas siapa sosok J ini. (*)
Baca Juga: Deddy Corbuzier Emosi! Mario Dandy Anak Tolol dan Pengecut