Dalam tayangan di kanal Youtube The Leonard’s saat jadi tamu podcast, Arie Kriting dan Indah juga menceritakan bagaimana bunga-bunga cinta mereka akhirnya bermekaran.
Ceritanya, setelah main dua film itu, Arie pergi ke Sumba untuk urusan kerjaan. Saat itu, Indah malah berkali-kali mengirim pesan WA, soal makan, hingga tanya kapan balik ke Jakarta.
“Aku kesepian,” kata Indah.
Arie saat itu pun sudah merasa ada yang aneh. Tumben ada cewek yang menanyainya kapan pulang. Padahal orang tuanya saja jarang tanya begitu.
Akhirnya Arie kembali ke Jakarta, dan bertemu dengan Indah. Mereka jalan bareng beberapa hari. Mereka pacaran backstreet. Tidak banyak yang tahu kalau mereka pacaran.
Hingga mereka berpacaran selama 4 tahun, kemudian menikah dan kini punya satu anak yang lahir 1 September 2022 lalu. Namun pernikahan Indah-Arie tak direstui Nursyah, ibunda Indah.
Nah, selain soal adanya kecocokan dalam hal kepribadian atau sifat Arie, ternyata Indah Permatasari juga pernah menyinggung soal warna kulit. Khususnya warna kulit suaminya yang cokelat. Berbeda dengan warna kulit Indah yang kuning langsat.
Kepada Aci dan Priska, dia cerita awal menikah dengan Arie Kriting, kerap di-julidin netizen. Suatu ketika dia pergi ke Raja Ampat, Papua. Karena sering berjemur, kulitnya terbakar menjadi gelap.
Netizen pun menudingnya sejak nikah dengan Arie dia menjadi hitam, kucel, dan seolah tidak diurus Arie Kriting.
Indah pun akhirnya menyampaikan pandangannya soal warna kulit cokelat. Bagi dia, warna kulit kecokelatan itu luar biasa.
“Padahal kulit cokelat itu luar biasa lho. Cantik banget, cantik banget,” ucap Indah dengan intonasi meyakinkan.
Pandangan seperti ini kerap terjadi pada orang kulit putih dalam memandang kulit berwarna. Mereka menilai kulit berwarna eksotis. Termasuk kulit orang Indonesia yang banyak ditemukan bak sawo matang. (*)