Tak Hanya Islam, dalam Hindu juga Ada Puasa, Bahkan Tidak Boleh Kerja, Bepergian, maupun Tidur

Suara NTB

Selasa, 21 Maret 2023 | 16:15 WIB
Tak Hanya Islam, dalam Hindu juga Ada Puasa, Bahkan Tidak Boleh Kerja, Bepergian, maupun Tidur
Tak Hanya Islam, dalam Hindu juga Ada Puasa, Bahkan Tidak Boleh Kerja, Bepergian, maupun Tidur (Youtube Mpu Jaya Prema)

NTB.Suara.com - Puasa tidak hanya ada dalam agama Islam. Dalam agama lain, puasa juga menjadi laku dalam mendekatkan kepada Tuhan. Termasuk puasa dalam agama Hindu.

Pendeta Hindu, Mpu Jaya Prema Ananda menjelaskan puasa dalam agama Hindu disebut upawasa. Upa artinya dekat, uwasa artinya Tuhan.

“Upawasa artinya mendekat pada Tuhan,” kata Mpu Jaya Prema dalam tayangan di Youtube-nya pada 6 April 2022 lalu.

Dia menjelaskan, puasa dalam Hindu tidak berpatokan pada bulan. Ada banyak macam puasa dalam Hindu.

Pendeta yang bernama walaka Putu Setia ini mencontohkan puasa pada Hari Suci Siwaratri. Puasa ini dari pagi sampai pagi lagi. Namun ada yang menafsirkan dari pagi sampai matahari terbenam, namun boleh makan terbatas, seperti makan mutih karena hanya nasi putih tanpa lauk-pauk.

Saat pagi-matahari terbenam, dalam Puasa Siwaratri ini juga disertai puasa bicara. Malamnya juga berjaga atau tanpa tidur dengan melakukan memuja Dewa Siwa yakni japa.

“Siwaratri adalah hari memuja Dewa Siwa. Sering disebut malam peleburan dosa,” tandas dia.

Da juga puasa berkaitan Hari Raya Nyepi, yakni tanggal 1 Sasih Kedasa. Puasa ini total seharian. Tidak makan, minum, dari pagi sampai pagi lagi.

“Puasa ini lebih berat karena disertai 4 pantangan lain (brata penyepian). Amati geni (tidak boleh menyalakan api), amati karya (tidak boleh bekerja), amati lelungan (tidak boleh bepergian), dan amati lelanguan (tidak boleh mencari hiburan),” tandasnya.

baca juga

Ada juga puasa ekadasi. Eka artinya satu, dasi samanya sepuluh. Jika ditambahkan itu menjadi 11. Tidak ada keseragaman mengenai puasa ekadasi. Tergantung lontar apa yang dipakai. Puasa ini dilakukan dari pagi sampai matahari terbenam.

Juga terdapat puasa-puasa pada hari-hari tertentu. Yakni hari suci atau keramat. Contohnya pewintenan ekajati untuk jadi pemangku, atau pediksan dwijati untuk jadi pendeta Hindu. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puasa dalam 6 Agama di Indonesia, Ada yang Diwajibkan, Ada yang Sekadar Dianjurkan

Puasa dalam 6 Agama di Indonesia, Ada yang Diwajibkan, Ada yang Sekadar Dianjurkan

Ntb | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:47 WIB

40 Ucapan Menyambut Bulan Ramadhan 2023 untuk Teman, Keluarga, dan Caption Media Sosial

40 Ucapan Menyambut Bulan Ramadhan 2023 untuk Teman, Keluarga, dan Caption Media Sosial

Your Say | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2023? Muhammadiyah Sudah Menentukan

Kapan Awal Puasa 2023? Muhammadiyah Sudah Menentukan

Ntb | Kamis, 09 Maret 2023 | 11:36 WIB

Terkini

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:33 WIB

×