Maka, kemungkinan PSM Makassar bersua Cristiano Ronaldo di LCA akan tetap sulit, untuk tidak mengatakan mustahil.
Menunggu Sanksi FIFA
Selain soal peluang PSM Makassar yang tipis untuk bersua Cristiano Ronaldo karena persoalan kualitas tim, zona, aturan AFC, dan kualitas kompetisinya, yang akan bisa menjadi pukulan telak adalah potensi sanksi FIFA setelah Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U20.
Diketahui, FIFA coret Indonesia dari tuan rumah Piala Dunia U20 karena setelah munculnya penolakan dari dua gubernur, partai politik, hingga ormas.
Klub yang dilatih Bernardo Tavarez ini terancam tidak bisa ikut Liga Champions Asia jika FIFA memberi sanksi banned terhadap PSSI dan seluruh pertandingan timnas maupun klub Indonesia di kancah internasional.
“Sanksi terberat, tentu ini yang kita tidak harapkan kalau kita tidak bisa ikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia, sebagai tim nasional ataupun sebagai klub. Juga ini akan menjadi sebuah kemunduran sepak bola Indonesia," beber Erick.
Sinyal Indonesia mendapat sanksi dari FIFA ini juga sudah dinyatakan dalam keputusan FIFA saat mencabut Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Jika sanksi banned ini dilakukan FIFA untuk sepak bola Indonesia, maka peluang PSM Makassar untuk bersua Cristiano Ronaldo bisa buyar. (*)
Baca Juga: Bukan PSM, Liga 1 Pilih Luis Milla dan Striker Persib Jadi Pemain dan Pelatih Terbaik Edisi Ini