NTB.Suara.com- Sebagai seorang Orangtua, terkadang memberikan gadget kepada anak menjadi solusi ketik si buah hati tengah rewel tak bisa diam.
Namun, hal itu tidak diterapkan oleh seorang wanita yang viral sudah stop kebiasaan anaknya yang suka menonton YouTube.
Bahkan, wanita ini pun membeberkan bahwa akibat dari setelah stop nonton YouTube yang berimbas efeknya kemana-mana.
"Jadi Anak aku dulu sering nonton YouTube, komunikasi anakku lancar tapi ada satu hal yang bikin aku kesel," ucap wanita ini.
"Setelah sering nonton YouTube ini anakku sering marah, gagal fokus, tantrum jadi apa yang dia inginkan harus dituruti," sambungnya.
"Akhirnya dengan kesepakatan suami dan ibu aku,kita sepakat untuk stop kasih nonton YouTube," jelas wanita ini.
Berdasarkan penuturan wanita berhijab hitam ini, sang anak pernah melempar sebuah remot tv dan si ibu beralasan akibat dari remot rusak tersebut menjadi tak bisa menonton YouTube.
"Anakku ini awalnya memang sehari dua hari masih susah buat menerima, namun ternyata setelah kebelakangnya ternyata gak nonton YouTube efeknya kemana-mana," timpal wanita itu.
"Awalnya anakku kukira bakal mogok makan, tantrum ternyata justru sebaliknya," ujar wanita ini dikutip NTB.Suara.com dari Instagram Nyinyir.info Sabtu, (8/4/23).
Malahan efek baik dari setelah stop nonton YouTube adalah si anak jadi lahap makan, lebih fokus dalam mengingat serta komunikasi dua arah antara sang anak, ibu, ayah dan nenek berangsur membaik.
"Jadi apa yang boleh dan tidak boleh bisa tersampaikan dengan baik, sebelum stop nonton YouTube itu susah banget," jelas si wanita ini.
"Dulu kalo temennya ada yang sakit flu dia langsung ikutan sakit, sekarang daya tahan tubuhnya membaik," pungkas wanita berpakaian hitam tersebut. **/Hari S