NTB.Suara.com - Sosok Ida Dayak menjadi perbincangan yang menghebohkan sepekan ini. Wanita yang selalu mengenakan pakaian adat khas Suku Dayak itu terkenal lantaran aksinya menyembuhkan orang dengan beragam penyakit.
Netizen dibuat kagum atas keahlian Ida Dayak bisa menyembuhkan orang yang lumpuh, tulang bengkok, stroke hingga mengembalikan penglihatan orang tuna netra.
Sosok Ida Dayak juga mencari trending di media sosial. Warganet justru penasaran apa agama yang dianut oleh wanita dengan nama asli Ida Andriyanti.
Rasa penasaran netizen akan agama Ida Dayak akhirnya terbayar. Melalui sebuah unggahan video di akun TikTok @endra_ris pada pada Senin (3/4/2023).
diketahui Ida Dayak melafalkan kalimat basmallah sebelum melakukan ritual penyembuhan pada pasiennya.
"Sesuai agama saya, agama saya Islam. Agama saya muslim. Saya doakan bacaannya dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim. Bismillahitawakaltu Alallah, tawakal karena Allah..." Ucap Ida pada saat menangani pasiennya.
Ajaibnya setelah itu ia melakukan beberapa pijatan serta menggosok pasien dengan minyak bintang khas Suku Dayak, dan si pasien tersebut kembali ke kondisi normal.
"Sambung tulang, sambung urat, sambung tulang, tersambung tulangnya, tersambung uratnya yang putus, tulang yang putus, tersambung tulangnya kembali," lanjut Ida Dayak sembari menggosok tangan pasien.
Mengetahui fakta tersebut banyak netizen yang merasa lega dan memberikan komentar positif pada video aksi penyembuhan Ida Dayak.
Baca Juga: Keren! Ratusan Ogoh-Ogoh Mini di Kabupaten Gianyar Dilombakan, Begini Serunya
"Syukurlah kalau ibu ida dayak ternyata seorang muslim…benar kesembuhan atas seizin Allah" tulis akun @yudan*****
"Alhamdulillah ya ternyata ibu ida ini seorang muslim, semoga niatnya tulus pada pasien" kata akun @hellojun******
Heboh pengobatan Ida Dayak ini tak lepas dari kontroversi. Banyak pihak juga berpendapat yang dilakukan Ida ini belum bisa dipercaya. Bahkan praktek tersebut bertentangan dengan metode kedokteran modern.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) juga memberi wanti-wanti kepada masyarakat jika ingin berobat kepada pengobatan alternatif seperti praktek Ida Dayak. Karena hasilnya belum tentu teruji secara medis.
Meskipun menuai pertentangan Ida Dayak mengaku kalau ia tidak memungut biaya pada orang yang diobati. Mereka hanya bayar seikhlasnya saja jika mau. (M.Iqbal/*)