NTB.Suara.com – Target Persib Bandung untuk mengakhiri kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dengan finish di posisi runner up untuk mendapatkan jatah tiket kompetisi Asia. Sepertinya semakin berat setelah mereka dibantai Persita Tangerang dengan skor 0-4, Minggu (9/4/2023) malam kemarin.
Sebuah hasil yang cukup mengejutkan banyak pihak mengingat Persib memiliki materi pemain yang cukup berkualitas di semua lini dan ditangani pelatih kenamaan asal Spanyol, Luis Milla.
Gawang tim berjuluk Maung Bandung itu dibombardir oleh pemain Persita melalui gol brace Irsyad Maulana di menit ke-11 dan 72, Ramiro Fergonzi di menit ke-24, dan Ezequiel Vidal di menit ke-79 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.
Pelatih Persib, Luis Milla menyebut kekalahan melawan Persita kemarin malam adalah kekalahan terburuk yang diderita Persib musim ini.
Eks juru taktik Timnas Indonesia itu juga mengaku heran dengan penampilan anak asuhnya yang tidak sesuai dengan harapannya.
“Saya belum tahu masalahnya apa karena harus berbicara dengan pemain,” ujar Luis Milla dikutip NTB.Suara.com dari laman persib.co.id, Senin (10/4/2023).
“Tentunya saya sedih dengan hasil pertandingan ini. Tidak ada alasan, saya pikir selama saya bekerja bersama, ini adalah pertandingan paling buruk,” imbuhnya.
Kekalahan telak dari Persita dan kegagalan meraih poin membuat Persib menggantungkan nasibnya kepada hasil yang diterima pesaing terdekatnya, Persija Jakarta.
Karena saat ini kedua tim hanya terpaut jarak dua poin. Persib menempati posisi kedua dengan 62 poin sementara Persija menguntit di posisi ketiga dengan koleksi 60 poin.
Baca Juga: Zulhas Dinilai Layak Pimpin Koalisi Kebangsaan
Persija baru akan melakoni pertandingan melawan Dewa United di venue yang sama dengan laga Persita vs Persib malam nanti.
Tentu hal ini membuat Achmad Jufriyanto dkk patut was-was dengan hasil yang akan diraih rivalnya itu nanti malam.
Mengingat kompetisi musim ini tinggal menyisakan satu laga lagi. (M.Iqbal/*)