NTB.Suara.com – Aktor sekaligus pendakwah Alfie Alfandy, yang berperan sebagai sipir penjara bernama Dadang dalam film Buya Hamka ini pernah mengalami kehidupan yang kelam.
Berkaca dari masa lalunya yang berkubang di dunia narkoba, Alfie Alfandy kini dikenal sebagai pendiri Bikers Dakwah yang mempunyai jargon "Dirangkul, Bukan Dipukul". Organisasi ini terdiri dari para pemakai narkoba, anak motor, anak punk, dan pemuda berandalan.
Alfie Alfandy pertama kali mengkonsumsi narkoba pada kelas 1 SMA, jenis inex. Inex atau ekstasi merupakan obat kimia yang bisa menaikkan mood pemakainya.
Obat jenis ini biasanya yang dikonsumsi anak-anak muda, dan merupakan gerbang menuju dunia narkoba yang lebih dalam.
Ketika Alfie masuk ke dunia entertainment dan mempunyai penghasilan sendiri, ia semakin sering mengkonsumsi obat terlarang.
Sampai pada suatu saat ia merasa tidak ingin lagi menghabiskan pendapatannya untuk barang haram dan fokus dengan karirnya di dunia hiburan.
Hingga pada tahun 2007 pada satu malam di sebuah klub, ia meminum 29 pil narkoba. Dia melakukan hal nekat itu untuk mengakhiri kebiasaan buruknya.
“Karena gue harus ketemu titik gak enaknya,” ujar Alfie Alfandy yang dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network (10/4/2023).
Setelah meminum 29 pil itu, ia mengalami overdosis. Tiba-tiba ia merasakan blackout, sesak nafas, kejang, muntah dan akhirnya pingsan. Alfie mencoba hal gila tersebut karena dia yakin tidak akan meninggal malam itu, walaupun resiko kematian pastilah ada.
Baca Juga: 5 Persiapan Memperoleh Kemuliaan Malam Lailatul Qadar
Efek pemakaian narkoba yang ia rasakan yaitu gigi keropos, susah mengingat, saraf hidung jebol, dan masih banyak lagi.
Sayangnya setelah mengalami overdosis, Alfie masih belum bisa move on dan justru mengkonsumsi jenis narkoba yang lain.
Kini Alfie Alfandy mengaku sangat bersyukur bahwa Allah sangat baik terhadap dirinya lantaran memberinya hidayah dan kesempatan untuk bertobat. (M.Iqbal/*)