NTB.Suara.com – Persebaya Surabaya terus bergerak mempersiapkan tim untuk mengarungi kompetisi musim depan.
Setelah memperpanjang kontrak dua penggawa asing musim lalu yakni Sho Yamamoto dan Ze Valente.
Manajemen Persebaya resmi memperpanjang durasi kontrak striker mereka, Paulo Victor. Pemain yang didatangkan pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 tampil cukup gemilang bersama Bajul Ijo.
Menggantikan posisi Silvio Junior, mantan striker klub asal Kamboja, Visakha FC mampu menunjukkan performa terbaiknya sebagai mesin gol yang bisa diandalkan Persebaya untuk menjebol gawang lawan.
Bersama Persebaya, Paulo Victor menorehkan 15 kali penampilan dengan torehan 7 gol dan 2 assist.
Pengumuman perpanjang kontrak Paulo Victor diumumkan secara resmi oleh Manajemen Persebaya di laman resmi klub.
“Salam satu nyali. Setelah mencetak 7 gol dari 15 pertandingan di putaran kedua, Paulo Victor melanjutkan kebersamaan dengan Persebaya musim depan. Kami Masih Haus Gol Kamu,” tulis akun Instagram milik Persebaya, @officialpersebaya, Jumat (28/4/2023).
Jika wacana PSSI merubah komposisi pemain asing menjadi 4+2 yakni empat pemain asing bebas dan dua pemain asing dari Asia dan Asia Tenggara diterapkan musim depan.
Maka untuk slot pemain asing di skuad Persebaya tinggal membutuhkan tambahan dua pemain asing lagi.
Baca Juga: 4 Cara Menghadapi Teman Mudah Baper, Berikan Ruang dan Waktu Menyendiri!
Karena saat ini sudah empat pemain asing yang terikat kontrak dengan tim asal ibukota provinsi Jawa Timur itu. Selain Sho Yamamoto, Ze Valente, dan Paulo Victor, Persebaya juga baru saja memulangkan winger asing mereka di musim 2021-2022, Bruno Moreira.
Dua slot pemain asing yang lowong diyakini akan diisi oleh pemain bertipe bertahan yakni bek tengah dan gelandang bertahan. Karena selepas kepergian Leo Lelis, sektor bek asing di jantung pertahanan Persebaya masih lowong.
Sejauh ini Persebaya dikaitkan dengan bek asal Serbia, Dusan Stefanovic yang menurut akun transfer pemain menyebut bahwa pihak Manajemen Persebaya dan sang pemain memasuki negosiasi tahap akhir. (Ainul Yaqin/*)