NTB.Suara.com – Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 5-0 di ajang SEA Games 2023.
Gol-gol tersebut dicetak oleh Marselino Ferdinand di menit ke-20, Ramadhan Sananta di menit ke-31 dari titik putih penalti dan menit ke-60, Fajar Fathurrahman dibantu Ananda Raehan di menit ke -74 dan Titan Agung di menit ke-88 dibantu Ananda Raehan.
Indra Sjafri membekali timnas Indonesia dengan taktik FIlanesia dan gerakan yang cepat saat memanfaatkan kesalahan lawannya, Myanmar. Dalam dua pertandingan di SEA Games 2023 ini, skuad Garuda Muda mampu mencetak total 8 gol dan belum kebobolan.
Demi meraih medali emas, Indra Sjafri mengungkapkan tidak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi pemain untuk meramu formasi terbaiknya. Indra Sjafri juga tak segan untuk melakukan rotasi kiper, Eri Ernando jika diperlukan. Meskipun sejauh ini Eri telah bermain apik dengan tidak membiarkan satu bola pun masuk ke gawangnya.
Rotasi pemain dilakukan bukan karena singkatnya waktu pemulihan, hanya saja untuk optimalisasi dalam menghadapi rival terbaik di babak semifinal seperti tim Malaysia, Vietnam dan Thailand. Coach Indra Sjafri dalam menghadapi Myanmar masih menerapkan pola andalan dalam papan taktikal yaitu 1,4,4,3. Back diisi oleh Arhan, Ferarri, Ridho dan Bagas.
Pilihan tersebut dipandang tepat, misalnya Ferarri yang memang tampak bagus sebagaimana permainannya di Persija. Keempat personil tersebut diharapkan mampu memperkuat bagian pertahanan. Di bagian tengah ada Dewangga, Marselino dan Taufany. Di sini Indra Sjafri melakukan rotasi, dimana Reyhan tidak dimainkan tapi diganti Dewangga.
Pada permainan pertama, Dewangga ditempatkan sebagai center back. KIni ia ditempatkan sebagai pemain nomer 6 karena dinilai sebagai pemain belakang yang sering membagikan bola. Sementara di lini depan ada Witan Sulaiman, Ramadhan Sananta dan Fajar Fathurrahman.(M.Iqbal/*)