NTB.Suara.com – Persebaya Surabaya memberi dukungan perihal wacana PSSI yang akan merubah regulasi kuota pemain asing untuk Liga 1 musim 2023-2024 yang akan datang.
Seperti diketahui PSSI memiliki rencana mengubah kuota pemain asing dari 3+1 menjadi 5+1 yakni 5 pemain asing bebas dan 1 pemain asing Asia atau Asia Tenggara.
Wacana tersebut disambut baik oleh Presiden Klub Persebaya Surabaya, Azrul Ananda yang menilai perubahan komposisi pemain asing akan membuat persaingan kompetisi semakin kompetitif.
Azrul menilai wacana perubahan komposisi pemain asing itu sama dengan yang seperti diterapkan di liga-liga Asia lainnya yang standarnya sudah lebih bagus dari Liga 1 Indonesia.
“Untuk klub-klub bisa kompetitif di level Asia regulasinya harus sama dengan negara-negara lain. Regulasinya AFC kan 5+1, kami sebenarnya menyetarakan diri dengan liga-liga lain di Asia,” tutur Azrul dikutip NTB.Suara.com dari laman resmi klub, Sabtu (13/5/2023).
“Karena impiannya menjadi yang terbaik di Asia,” imbuhnya.
“Kebetulan saya terlibat dalam pertemuan yang mengenai regulasi 5+1. Common sensenya sangat baik menurut saya. Indonesia ini sekarang peringkat ke-6 di ASEAN untuk klub-klub Indonesia bisa bersaing di ASEAN, apalagi nanti tujuannya bersaing di Asia,” beber Azrul.
Sejauh ini Persebaya sudah menjalin kesepakatan dengan empat pemain asing yakni Ze Valente, Sho Yamamoto, Paulo Victor, dan Bruno Moreira.
Artinya masih tersisa dua slot pemain asing untuk musim depan yakni satu pemain asing bebas dan satu pemain asing Asia atau Asia Tenggara.
Baca Juga: PKB Daftarkan 580 Caleg, Ada Nama Norman Kamaru hingga Iyeth Bustami
Azrul percaya di bawah kendali Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI, pengelolaan sepakbola Indonesia dapat lebih baik lagi dan lebih kompetitif untuk bersaing di level ASEAN maupun Asia.
Sementara soal rencana Persebaya musim depan, Azrul meminta publik untuk sabar menunggu hingga perayaan hari jadi klub yang akan jatuh pada bulan Juni 2023 mendatang. (M.Iqbal/*)