Bahkan beberapa foto manusia di konten itu memiliki keanehan bentuk dengan bagian jari, yang mengindikasikan kalau foto tersebut hasil rekayasa semata.
Dalam video juga tidak ada narasi atau bukti bahwa eksperimen tersebut dibuat untuk menentang agama manapun.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan kalau konten video adalah tersebut adalah konten yang MENYESATKAN.
Karena isi video adalah kumpulan foto yang direkayasa secara visual dengan bantuan AI atau kecerdasan buatan.
Masyarakat diimbau tetap kritis dan waspada akan beredarnya konten-konten serupa yang menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (Mf Ifta/*)
Baca Juga: 5 Dampak Positif Sikap Memaafkan bagi Kesehatan Mental, Level Stres Menurun