Duh! 6 Demonstran Diduga Dianiaya, 6 Satpam Universitas Mataram Diperiksa

Suara NTB | Suara.com

Selasa, 04 Juli 2023 | 17:02 WIB
Duh! 6 Demonstran Diduga Dianiaya, 6 Satpam Universitas Mataram Diperiksa
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama (Antara)

NTB.Suara.com - Enam petugas satuan pengamanan (satpam) Universitas Mataram sedang diperiksa oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terkait laporan dugaan penganiayaan terhadap demonstran mahasiswa yang terjadi pada 20 Juni 2023 di depan gedung rektorat.

"Terakhir kemarin ada empat yang kami periksa. Jadi, total yang sudah diperiksa ini enam orang. Mereka semua dari kalangan satpam," kata Kepala Satreskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama di Mataram, Selasa.

Dari keenam satpam tersebut, salah satunya adalah kepala satpam.

Yogi menjelaskan bahwa kepala satpam tersebut sedang menjalani pemeriksaan terkait prosedur penanganan aksi demonstrasi di kampus.

Polisi menanyakan siapa saja yang bertugas pada hari itu, berapa banyak orang, dan bagaimana penugasan terkait hal tersebut.

Ia menyebutkan bahwa sekitar 170 orang masuk dalam agenda pemeriksaan terkait penanganan kasus ini. Selama minggu ini, dua satpam lainnya juga akan diperiksa.

"Jadi, keterangan masing-masing saksi nanti akan kami konfrontasi kembali untuk melihat adanya dugaan penganiayaan tersebut," ucap dia.

Selain mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, kepolisian juga masih menunggu hasil visum korban dari Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Pemeriksaan hasil visum akan dijadwalkan bersamaan dengan permintaan keterangan dari pihak rumah sakit.

Bukti video yang menunjukkan tindakan kekerasan oleh satpam dan oknum petugas Unram terhadap seorang mahasiswa juga akan menjadi bahan pemeriksaan.

"Bukti video itu juga nanti akan kami sinkronkan dengan keterangan para saksi," ujarnya.

Dugaan penganiayaan dalam aksi demonstrasi mahasiswa tersebut terekam dalam beberapa video yang beredar di media sosial.

Salah satunya adalah video berdurasi 25 detik yang menunjukkan petugas satpam yang memaksa mengamankan seorang peserta aksi demonstrasi.

Ketika petugas menyeret mahasiswa tersebut ke dalam Gedung Rektorat Unram, seorang pria berpakaian batik biru tiba-tiba secara diam-diam memukul korban menggunakan benda keras hingga korban terjatuh.

Mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat Unram dengan membawa sejumlah tuntutan, termasuk pertanyaan mengenai alasan kampus menetapkan biaya pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri sebesar Rp500 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Niat Bersihkan Sumur Bersama Teman-teman Malah Jadi Korban Karena Gas Beracun

Niat Bersihkan Sumur Bersama Teman-teman Malah Jadi Korban Karena Gas Beracun

Bali | Selasa, 04 Juli 2023 | 16:26 WIB

Kabar Duka, Jamaah Haji Asal Nusa Tenggara Barat Meninggal Dunia di Arab Saudi

Kabar Duka, Jamaah Haji Asal Nusa Tenggara Barat Meninggal Dunia di Arab Saudi

| Senin, 03 Juli 2023 | 15:36 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Jakarta | Senin, 11 Mei 2026 | 23:22 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

Banten | Senin, 11 Mei 2026 | 23:14 WIB

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:09 WIB

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

Bogor | Senin, 11 Mei 2026 | 23:06 WIB