NTB.suara.com - Industri mobil listrik telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak perusahaan teknologi terkemuka di seluruh dunia, termasuk Xiaomi, produsen ponsel pintar asal Tiongkok yang sangat terkenal, telah melangkah ke dunia mobil listrik dan siap mengaspalkan produk mereka.
Dalam waktu dekat, Xiaomi berencana meluncurkan mobil listrik pertamanya, menandai langkah besar dalam menghadapi persaingan ketat di pasar otomotif yang semakin berkelanjutan. Meskipun Xiaomi belum secara resmi mengonfirmasi rencana ini, berita tentang langkah tersebut telah menyebar melalui sumber internal yang tidak disebutkan namanya.
Saat ini, bocoran mengenai spesifikasi mobil listrik Xiaomi pertama mulai bermunculan di media sosial. Dikutip, Selasa 12 September 2023 di laman facebook. Salah satu informasi yang telah terungkap adalah terkait dengan jenis dan kapasitas baterai mobil ini. Dari data yang beredar, mobil listrik Xiaomi ini akan memiliki baterai dengan kapasitas mencengangkan, yaitu sebesar 101,0 kWh.
Bukan hanya itu, berat baterai ini pun terbilang cukup spektakuler. Baterai dengan kode Xiaomi A1310C itu memiliki voltase sebesar 726,7 dan kapasitas yang mencapai 139,0Ah yang merupakan nilai yang sangat besar dan kuat, menghasilkan kapasitas total 101,0 kWh. Bobot baterai ini juga mencapai 642 kg. Terdapat kemungkinan bahwa baterai ini menggunakan teknologi lithium terner, yang merupakan pilihan canggih yang telah dikenal dalam dunia baterai kendaraan listrik.
Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Lei Jun, salah satu pendiri dan CEO Xiaomi, telah mengungkapkan bahwa produksi mobil listrik tanpa emisi pertama Xiaomi akan dimulai pada paruh pertama tahun 2024. Meskipun belum ada penguraian rinci mengenai rencana produksi, Lei Jun mengungkapkan bahwa uji coba telah berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Jadi, bagi para penggemar Xiaomi harap bersabar. Sebab, produksi mobil listrik mereka baru terlaksana tahun depan dengan kode "Modena". (*)