Indian Arrow 149, Motor Impian Chef Juna

Suara NTB

Rabu, 20 September 2023 | 14:58 WIB
Indian Arrow 149, Motor Impian Chef Juna
Motor Indian Arrow 149. (Net)

NTB.suara.com - Selain mahir memasak, Chef Juna, begitu panggilan dari Juna Rorimpandey adalah sosok biker sejati. Dia dikenal menyukai beragam motor gede tentunya yang berotot layaknya hasil pabrikan dari Negeri Paman Sam.

Bahkan, Chef Juna sempat mengemukan motor yang menjadi impiannya beberapa tahun silam. "Objek: sepeda imipianku. Old School Indian. Saya tidak mengambil gambar ini, karena jika saya melakukannya, saya tidak akan pulang. Adakah yang tahu tahun berapa dan tipe apa?" begitu keterangan dalam @junarorimpandeyofficial. Motor tersebut adalah Motor Indian Arrow 149.

Dikutip dari laman resmi americanmotorcyclist, Rabu 20 September 2023. Motor Indian Arrow 149 adalah salah satu kendaraan sepeda motor klasik yang memiliki sejarah yang menarik. Diproduksi pada tahun 1949 oleh perusahaan Indian Motocycle Co., sepeda motor ini memiliki desain yang memukau dan telah menjadi bagian dari sejarah industri sepeda motor. 

Nama pada tangki sepeda motor ini adalah "Indian," namun dengan huruf yang pudar, tertulis "Panah Perak" di bawahnya. Nama "Panah Perak" ini pantas mengingat sepeda motor ini adalah salah satu senjata yang pernah digunakan oleh Indian Motocycle Co., sebuah perusahaan yang telah bangga dengan prestasinya dalam industri sepeda motor. Namun, nasib perusahaan ini tak lama setelah Perang Dunia II berakhir menjadi tragis.

Beberapa dekade sebelumnya, India adalah produsen sepeda motor terbesar di dunia dan mendapatkan reputasi untuk inovasi dan elegansinya dalam mengembangkan V-twin dan inline four. Namun, keputusan bisnis yang kurang bijaksana membuat perusahaan ini mengalami kesulitan keuangan.

Setelah Perang Dunia II, Indian yakin bahwa dunia akan mengalami ledakan penjualan sepeda motor. Mereka pun beralih dari suksesnya V-twin Scouts dan memasuki pasar motor modular dengan lini produk baru, termasuk Arrow. Arrow dilengkapi dengan mesin katup overhead 218cc satu silinder, sedangkan Scout baru menggunakan mesin kembar 436cc.

Performa Arrow mungkin sesuai untuk pengendara sepeda motor baru saat itu, tetapi tidak memenuhi harapan para penggemar Indian yang menginginkan performa sekelas 750cc.

Selain itu, biaya produksi sepeda motor ternyata lebih tinggi dari perkiraan, terutama karena masalah garansi yang muncul. Bahkan, kabarnya, Indian kehilangan uang untuk setiap mesin yang terjual.

Meskipun Indian Arrow 149 menandai akhir dari lini perusahaan tersebut, ini hanya merupakan awal dari perjalanan legenda motor buatan mereka. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelegar Harley-Davidson Street 500 Ramah untuk Pemula

Gelegar Harley-Davidson Street 500 Ramah untuk Pemula

Ntb | Jum'at, 15 September 2023 | 16:39 WIB

Mengungkap Sejarah dan Makna Logo Harley-Davidson

Mengungkap Sejarah dan Makna Logo Harley-Davidson

Ntb | Jum'at, 15 September 2023 | 16:22 WIB

Ngeri! Spesifikasi MV Agusta Brutale 1000 RR Assen Cuma 300 Unit

Ngeri! Spesifikasi MV Agusta Brutale 1000 RR Assen Cuma 300 Unit

Ntb | Rabu, 13 September 2023 | 19:11 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×