NTB.suara.com - Kawasaki Ninja H2R telah menjadi salah satu ikon dalam dunia sepeda motor super sport sejak tahun 2015. Sangar di dompet jika melihat harganya dengan banderol hampir semiliar rupiah, tak sangar lagi jika bicara kecepatan.
Apa yang membedakan Kawasaki Ninja H2 dan H2R? Ninja H2 adalah motor yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari di jalan raya, sementara Ninja H2R adalah sepeda motor yang dirancang secara khusus untuk balap di sirkuit.
Perbedaan terbesar terletak pada performa mesin. Kawasaki Ninja H2 memiliki tenaga sekitar 200 hp, sedangkan H2R menghasilkan tenaga yang luar biasa dengan mencapai 310 hp. Perbedaan ini juga tercermin pada harganya, di mana H2R memiliki harga dua kali lipat lebih mahal daripada H2 biasa.
Sejarah Ninja H2R memulai debutnya dengan teknologi supercharge tipe sentrifugal yang dikembangkan oleh Kawasaki Heavy Industries. Ini membuatnya menjadi salah satu sepeda motor paling kuat di dunia saat pertama kali diluncurkan.
Salah satu momen epik adalah ketika pembalap TT Isle of Man, James Hillier, menguji Ninja H2R di trek lurus Sulby Straight yang panjangnya 1,2 km. Tanpa disadari, ia mencapai kecepatan maksimal mencapai 332 km/jam, membuat Ninja H2R diakui sebagai motor tercepat saat itu.
Kemudian, Kenan Sofuoglu, pembalap motor asal Turki, mencoba Ninja H2R di jembatan Osman Gazi yang melintasi teluk Izmit, Turki. Hasilnya luar biasa, dengan Ninja H2R mencapai kecepatan maksimal 400 km/jam dalam waktu hanya 26 detik. Video dari percobaan ini menjadi viral dan menambah daya tarik Ninja H2R sebagai sepeda motor super cepat.
Secara teknis, Kawasaki Ninja H2R dilengkapi dengan mesin berkapasitas 998 cc, 4 silinder segaris, dan supercharger dengan pendingin cairan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 305 hp @14.000 rpm dengan torsi 165 Nm @12.500 rpm. Transmisi 6 percepatan dengan dog-ring memberikan pengendalian yang optimal.
Dimensinya pun tidak terlalu besar untuk sebuah sepeda motor balap, dengan panjang 2.070 mm, lebar 850 mm, dan tinggi 1.160 mm. Wheelbase-nya adalah 1.450 mm dengan ground clearance 130 mm, dan kapasitas tangki BBM mencapai 17 liter.
Untuk stabilitas yang superior, Kawasaki menggunakan sasis trellis berbahan high-tensile steel yang sering digunakan di motor MotoGP. Motor ini juga dilengkapi dengan beragam fitur, seperti Kawasaki Cornering Management Function (KCMF), kontrol traksi, pengendalian wheelie, dan banyak lagi.
Baca Juga: Keluarga Turun Tangan, Kakak Putri Anne Diduga Serang Kakak Arya Saloka
Sistem pengereman juga sangat canggih dengan rem Brembo di depan dan belakang, serta suspensi yang dapat diatur untuk memberikan kenyamanan dan performa terbaik.
Ninja H2R juga memiliki pelek karbon berukuran 17 inci dan ban Pirelli yang digunakan di balap MotoGP. Ukuran ban di bagian depan adalah 120/600, sedangkan ban belakang adalah 190/650.
Meskipun produksi Ninja H2R telah dihentikan, harganya masih menjadi perbincangan. Pada tahun 2021, motor ini dihargai sekitar Rp 900 jutaan hingga Rp 1 miliar, tergantung pada lokasi dan pajak. Ini membuatnya menjadi salah satu sepeda motor paling eksklusif dan mahal di pasaran. (*)