Keunikan Vespa Kongo, Si Ndog Buatan Jerman untuk Militer Indonesia

Suara NTB

Jum'at, 29 September 2023 | 16:36 WIB
Keunikan Vespa Kongo, Si Ndog Buatan Jerman untuk Militer Indonesia
Vespa Kongo. (Net)

NTB.suara.com - Vespa Kongo, juga dikenal sebagai skuter tentara Kontingen Garuda (KONGA) di Indonesia, adalah kendaraan yang sarat dengan sejarah dan nilai budaya. Nama "Kongo" diambil dari tempat di mana anggota Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam KONGA menjalankan tugas perdamaian di Kongo, Afrika, atas perintah Pemerintah Republik Indonesia melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Para penggemar Vespa sering merujuknya  Vespa Kongo sebagai Vespa Ndog (telur) karena bagian samping kanan dan kirinya yang menyerupai telur. Vespa model ini diberikan kepada para prajurit sebagai penghargaan atas pengabdiannya. Skuter ini pertama kali diperkenalkan di pasar pada tahun 1963, dimiliki oleh anggota Kontingen Garuda 2 dan 3.

Meskipun Vespa secara umum dikenal sebagai skuter buatan Italia, Vespa Kongo memiliki cerita perakitannya yang unik. Skuter ini dirakit di Jerman oleh Vespa GmbH Augsburg, yang didirikan pada tahun 1958.

Anda dapat dengan mudah mengenali Vespa Kongo melalui fitur-fitur khasnya, seperti lambang burung Garuda yang terpampang di bodi bagian depan sebelah kiri. Speedometer yang berbentuk kotak agak besar adalah ciri lain yang membedakannya dari jenis Vespa lainnya. Nomor mesinnya selalu diawali dengan kode VGLA1M atau VGLB1M.

Seorang kolektor Vespa Kongo mengungkapkan, "Vespa Kongo ini selain memiliki sejarah dengan Pasukan Garuda Indonesia, bentuknya yang bulat menjadi daya tarik tersendiri. Tanda paling mencolok adalah sepatbor yang utuh tanpa sambungan."

Untuk memverifikasi otentisitasnya, BPKB Vespa Kongo dilengkapi dengan keterangan "Ex-Brigade III." Di bagian setang sebelah kiri, terdapat tanda prajurit berbentuk oval yang terbuat dari kuningan, serta piagam penghargaan yang melengkapi kendaraan ini.

Warna yang identik dengan Vespa Kongo adalah hijau metalik, kuning gading, krem, dan biru muda. Sebagian besar skuter ini diproduksi pada tahun 1963 dengan mesin berkapasitas 150 cc atau 125 cc.

Dengan minat yang tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap Vespa Kongo, beberapa importir Vespa membawa Vespa VGLA dan VGLB ke Indonesia untuk dijual secara umum. Skuter ini memiliki spesifikasi yang hampir identik dengan Vespa Kongo milik Kontingen Pasukan Garuda Indonesia.

Vespa Kongo adalah bukti hidup dari keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian di luar negeri dan merupakan salah satu ikon bersejarah yang patut dihargai dalam dunia otomotif Indonesia. Keunikan dan cerita di balik setiap Vespa Kongo membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi para kolektor dan penggemar Vespa di seluruh dunia. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalah dari Uzbekistan, Timnas Diolok-olok Badut FC

Kalah dari Uzbekistan, Timnas Diolok-olok Badut FC

Ntb | Jum'at, 29 September 2023 | 14:58 WIB

Harganya 2 Triliun, Intip Spek Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut

Harganya 2 Triliun, Intip Spek Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut

Ntb | Kamis, 28 September 2023 | 15:33 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×