NTB.suara.com - Sebelum ada sepeda listrik atau pun motor listrik. Di kalangan pecinta otomotif sudah mengenal motor sepeda (moped). Salah satunya adalah dari brand DKW. DKW, yang merupakan singkatan dari Dampf Kraft Wagen, adalah pabrikan otomotif asal Jerman yang pertama kali berdiri pada tahun 1916.
Keunikan DKW terletak pada motor-motor berjenis 2-tak yang mereka produksi, yang juga dikenal dengan sebutan Das Knaben Wunsch atau lebih singkatnya DKW. Pada tahun 1932, perusahaan ini melakukan penggabungan dengan Audi, Horch, dan Wanderer, membentuk entitas yang dikenal sebagai Auto Union.
Sebagai salah satu produsen legendaris, motor-motor yang lahir dari tangan DKW memiliki desain yang begitu berbeda dari motor-motor modern. Salah satu motor DKW yang benar-benar unik adalah model DKW Hummel. DKW Hummel adalah motor bebek yang diproduksi oleh DKW dan Auto Union, pertama kali meluncur di pasar pada tahun 1956 di Ingolstadt, Jerman.
Meski terbilang ukuran mesin sangat kecil, DKW Hummel mampu menaklukkan tanjakan sikut Bromo, Jawa Timur, yang dikenal ekstrem. "Ayo coba tebak motor apa ini? Bisa di gowes," begitu tulis akun @TTmediachannel dikutip, Rabu 4 Oktober 2023.
Secara visual, motor ini memiliki tampilan yang mengingatkan kita pada sepeda pancal. Dengan jok tunggal, lampu depan bulat, dan bentuk bayangan yang mencirikan desainnya, Hummel memancarkan aura nostalgia. Bahkan, kesan sepeda kayuh tampak pada kaki-kaki, model suspensinya, footstep, serta velg dengan jari-jari yang cukup banyak.
Roda depan motor ini didukung oleh suspensi lengan ayun pendek, sementara roda belakangnya menggunakan suspensi yang cukup elastis. Perhatian juga harus diberikan pada aksen krom yang menghiasi cross-arm, menciptakan tampilan mewah yang sesuai dengan era produksinya. Celemek yang melindungi bagian bawah roda depan juga merupakan sentuhan estetis yang menawan.
Menghidupkan motor ini adalah mesin 2-tak berkapasitas 49cc, dengan satu silinder dan pendinginan udara. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 1,35 PS pada rentang putaran mesin antara 4.400 hingga 4.500 rpm, melalui sistem transmisi manual 3-percepatan.
DKW berhasil memproduksi sebanyak 117.617 unit Hummel hingga tahun 1958. Kemudian, pada tahun 1960, mereka melanjutkan produksi dengan nama yang sama, tetapi mengusung mesin yang lebih besar, berkapasitas 113cc. Selain itu, tersedia juga versi dengan dua tempat duduk. (*)
Baca Juga: Viral Aksi Petugas Damkar Kota Batu Amankan Tokek di Kamar Cewek, Banjir Pujian Warganet