Aliansi Nissan-Mitsubishi Bagai 'Pedang Bermata Dua'

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 13 Mei 2016 | 16:54 WIB
Aliansi Nissan-Mitsubishi Bagai 'Pedang Bermata Dua'
CEO Nissan Carlos Ghosn. (Shutterstocks)

Suara.com - Saat Mitsubishi Motors Corporation limbung diterpa skandal data konsumsi bahan bakar di Jepang belum lama ini, Nissan justru menancapkan kukunya ke Mitsubishi dengan membeli lebih dari 30% saham mereka. Manuver Nissan ini dianggap sebagai pedang bermata dua oleh analis.

Nissan, menurut CNN Money, sedang berancang-ancang membeli 34% saham Mitsubishi dengan membenamkan 237 Miliar Yen atau sekitar Rp29,03 triliun. "Kami bertekad membantu dan bekerjasama dengan Mitsubishi," aku Chief Executive Officer Nissan Motors Corporation Carlos Ghosn pertengahan pekan ini.

Aliansi Nissan-Mitsubishi bakal menciptakan sebuah korporasi otomotif dengan jumlah penjualan 9,5 juta unit kendaraan pada 2015, berjarak tak jauh dari Toyota (10,2 juta unit) serta Volkswagen dan General Motors yang hampir 10 juta unit.

"Ini artinya, kami akan berada di 'klub' yang berisi pabrikan dengan panjualan di sekitar 10 juta unit," ujar Ghosn.

Efek lainnya adalah kemampuan Mitsubishi untuk mendorong bisnis Nissan di pasar negara-negara berkembang khususnya Asia Tenggara seperti Thailand dan Indonesia. Ghosn mengakui, penggabungan kedua pabrikan akan membantu skala penjualan, transfer teknologi, dan platform kendaraan.

Akan tetapi, 'pencaplokan' yang dilakukan Nissan itu dianggap juga beresiko oleh Managing Director IHS Automotive James Chao, mengingat Nissan sebelum ini juga telah terlebih dulu memiliki aliansi dengan Renault. Ia mengistilahkan partner tambahan Nissan kelak sebagai 'penambahan komplikasi'.

Proses menggabungkan kultur tiga perusahaan, ucap Chao, tak akan berjalan mudah. Mitsubishi juga dinilai tidak bakal membantu banyak mengukuhkan pasar Nissan di Amerika Serikat.

"Apakah mereka akan mampu mengejar Toyota? Saya pikir belum. Meski demikian saya setuju jika bagaimana pun akan ada sisi positif dari aliansi ini untuk Nissan," paparnya.

Adapun Ghosn tetap optimistis dapat masuk ke tiga besar pabrikan global. "Dan saat saya bilang tiga besar, bukan berarti kami yang di nomor tiga," pungkasnya.





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masuk Pasar Small MPV, Mitsubishi Sasar Tiga Besar

Masuk Pasar Small MPV, Mitsubishi Sasar Tiga Besar

Otomotif | Jum'at, 13 Mei 2016 | 03:12 WIB

Mitsubishi Mirage 'Facelift' Meluncur Tahun Ini

Mitsubishi Mirage 'Facelift' Meluncur Tahun Ini

Otomotif | Kamis, 12 Mei 2016 | 14:51 WIB

Pabrik Mitsubishi Kompetitor Avanza Hampir Rampung

Pabrik Mitsubishi Kompetitor Avanza Hampir Rampung

Otomotif | Rabu, 11 Mei 2016 | 10:38 WIB

Model Pajero Sport Ini Paling Diincar Pembeli

Model Pajero Sport Ini Paling Diincar Pembeli

Otomotif | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:10 WIB

Baru Tiga Bulan, Inden All-New Pajero Sport Tembus 9.385 Unit

Baru Tiga Bulan, Inden All-New Pajero Sport Tembus 9.385 Unit

Otomotif | Selasa, 10 Mei 2016 | 15:24 WIB

Terkini

Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS

Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:41 WIB

Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob

Dapat Sepeda dari BRI Peduli, Mahesa Semangat ke Sekolah: Tak Lagi Mesti Jalan Kaki Saat Banjir Rob

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:40 WIB

ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, mengapa Pengelolaan Limbah Perlu Disiapkan Sejak Awal?

ASEAN Dorong Transisi Energi Bersih, mengapa Pengelolaan Limbah Perlu Disiapkan Sejak Awal?

News | Senin, 28 September 2026 | 15:40 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Massa Aksi Demo 27 Agustus Ditunda

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Massa Aksi Demo 27 Agustus Ditunda

News | Senin, 28 September 2026 | 15:36 WIB

Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob

Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 15:36 WIB

Kalapas Cibinong Nonaktif Ungkap Detik-Detik Sidak Ombudsman hingga Terjadi Dorong-Dorongan

Kalapas Cibinong Nonaktif Ungkap Detik-Detik Sidak Ombudsman hingga Terjadi Dorong-Dorongan

News | Senin, 28 September 2026 | 15:35 WIB

BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat  ke Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah

Surakarta | Senin, 28 September 2026 | 15:31 WIB

Terungkap Isi Lapas Cibinong: 13 Rumah Dinas Belum Tercatat, Ada Kulkas Berisi Miras

Terungkap Isi Lapas Cibinong: 13 Rumah Dinas Belum Tercatat, Ada Kulkas Berisi Miras

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 15:28 WIB

Ke Sekolah Terkadang Diadang Banjir Rob, BRI Peduli Bantu Mahesa Lewat Sepeda Baru

Ke Sekolah Terkadang Diadang Banjir Rob, BRI Peduli Bantu Mahesa Lewat Sepeda Baru

Riau | Senin, 28 September 2026 | 15:28 WIB

KPK Pantau Temuan Lapas Cibinong, Buka Ruang Koordinasi dengan ORI dan Kemenimipas

KPK Pantau Temuan Lapas Cibinong, Buka Ruang Koordinasi dengan ORI dan Kemenimipas

News | Senin, 28 September 2026 | 15:28 WIB

×