Mercedes-Benz Juga Berencana Rakit Compact Car di Indonesia

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 24 Mei 2016 | 20:28 WIB
Mercedes-Benz Juga Berencana Rakit Compact Car di Indonesia
Mercedes-Benz merilis SUV rakitan lokal GLC di Bogor, Selasa (24/5/2016). [Mercedes-Benz Indonesia]

Suara.com - Mercedes-Benz memastikan model yang dirakit secara lokal, tak akan berhenti di sport utility vehicle (SUV) GLC. Dalam tiga sampai lima tahun ke depan, Mercedes berencana pula merakit model compact car (mobil ringkas) di fasilitas manufaktur pabrikan ini di Wanaherang, Bogor.

President and Chief Executive Officer Mercedes-Benz Distribution Indonesia Roelof Lamberts mengungkapkan, dalam jangka waktu tersebut Mercedes akan menambah lagi lajur (line) produksi pabrik di Wanaherang, Bogor. Saat ini, pabrik yang sudah berdiri sejak 1978 itu telah memiliki dua line untuk kendaraan penumpang dengan kapasitas produksi 5.000 unit per tahun.

"Kami telah memproduksi tiga sedan, tiga SUV, jadi yang belum kami produksi secara lokal adalah compact car yang kami nilai juga punya potensi di pasar Indonesia," beber Lamberts, Selasa (24/5/2016) di Wanaherang, Bogor.

"Tapi lagi-lagi, itu masih dalam diskusi, riset visibilitas kami. Keputusan finalnya mungkin akan ada di akhir tahun ini," lanjutnya.

Lamberts tidak merinci secara detail compact car Mercedes yang mana yang disiapkan untuk dibuat di Tanah Air. Saat ini, jejeran compact car yang dipasarkan merek mobil premium terlaris di Nusantara itu antara lain ialah A-Class, B-Class.

Seperti diberitakan Suara.com, pada hari ini Mercedes mengumumkan secara resmi lokalisasi produksi GLC. Model ini menjadi model keenam yang digubah di dalam negeri setelah C-Class, S-Class, E-Class, GL-Class, dan GLE-Class.

Enam model yang proses manufakturnya dilakukan di Indonesia ini, ucap Head of Marketing and Sales Mercedes-Benz Passanger Car ASEAN 2 Claus Weidner, menunjukkan komitmen mereka di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

"Indonesia bukan pasar terbesar kami di ASEAN. Tetapi jumlah Mercedes-Benz yang dirakit di sini adalah yang paling banyak di region ini meskipun kami juga punya pabrik di Thailand, Malaysia," klaim Weidner.

Mercedes-Benz pada 2015 lalu mengantarkan 3.287 unit kendaraan kepada konsumen mereka, lebih tinggi 9,6% dibanding 2014. Pangsa pasar mereka mencapai 46,8% tahun lalu dan mereka berniat menggapai pangsa pasar yang sama atau lebih pada 2016.

 Adapun performa jual-beli Mercedes selama Januari-April 2016 mencapai lebih dari 1.100 unit dengan pangsa pasar 50,2%.

Sebanyak 70% dari keseluruhan model yang mereka tawarkan di jagad otomotif Tanah Air telah dirakit di dalam negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mercedes-Benz Klaim Kuasai Setengah Pasar Mobil Premium

Mercedes-Benz Klaim Kuasai Setengah Pasar Mobil Premium

Otomotif | Selasa, 24 Mei 2016 | 18:07 WIB

Mercedes GLC Rasa Indonesia Siap Dijual Semester Kedua

Mercedes GLC Rasa Indonesia Siap Dijual Semester Kedua

Otomotif | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:49 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×