Hyundai Sedang Kembangkan Platform Khusus Mobil Listrik

Yazir Farouk, Insan Akbar Krisnamusi

Jum'at, 31 Maret 2017 | 13:11 WIB
Hyundai Sedang Kembangkan Platform Khusus Mobil Listrik
Ilustrasi Hyundai. [Shutterstock/FotograFFF]

Suara.com - Hyundai membeberkan bahwa saat ini mereka sedang mengembangkan platform pertama yang dikhususkan bagi mobil listrik. Platform khusus ini diperlukan untuk membuat mobil listrik berjarak tempuh panjang, sehingga Hyundai bisa lebih bersaing lagi dengan kompetitor seperti Tesla.

Platform baru yang didedikasikan bagi mobil listrik itu akan menyediakan tempat lebih banyak bagi baterai listrik di bagian dasar kendaraan sehingga kapasitas baterai terpasang menjadi lebih besar. Platform ini juga dirancang untuk memaksimalkan ruang bagi penumpang di kabin.

Senior Vice President Hyundai Motor Corporation Lee Ki-sang mengatakan, riset dan pengembangan platform khusus mobil listrik bakal memerlukan investasi sangat tinggi. Akan tetapi, jika tidak dilakukan, Hyundai akan jauh tertinggal di pasar mobil listrik global.

"Kami mesti berinvestasi sangat banyak, tapi kami melakukan ini untuk mempersiapkan masa depan," kata Lee, seperti dikutip dari Carscoops pada Jumat (31/3/2017).

Analis dari Hi Investment & Securities Ko Tae-bong menilai perlunya Hyundai membuat mobil listrik dengan jarak tempuh jauh jika ingin eksis di pasar mobil listrik dunia.

"Platform terpisah akan membuat mereka merugi pada awalnya. Tapi, Hyundai tak akan mampu berkompetisi jika tak membuat mobil listrik berjarak tempuh 300, 500, 600 km," ucap Ko.

Lee sendiri mengatakan bahwa kendaraan listrik subcompact atau compact mereka kelak memiliki jarak tempuh lebih dari 300 km berkat platform ini. Ia percaya, dengan kemampuan seperti itu, produk mobil listrik Hyundai nantinya lebih kompetitif di hadapan para rival.

Pengembangan platform ini tidak akan selesai dalam waktu dekat. Sambil menunggu, Hyundai dan Kia bersiap meluncurkan sport utility vehicle (SUV) listrik dengan platform yang ada saat ini pada tahun depan.

Lee mengungkapkan, mobil listrik akan menyumbangkan 10 persen dari total penjualan Hyundai pada 2025. Saat ini, penjualannya masih sekitar 1 persen dari total penjualan.

baca juga

Pasar Cina akan menjadi andalan utama Hyundai untuk meraup penjualan mobil listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hyundai Hentikan Produksi di Cina

Hyundai Hentikan Produksi di Cina

Otomotif | Senin, 27 Maret 2017 | 17:11 WIB

Penyegaran 2018 Hyundai Sonata Debut di Iklan Komersial

Penyegaran 2018 Hyundai Sonata Debut di Iklan Komersial

Otomotif | Minggu, 26 Maret 2017 | 14:30 WIB

Pabrikan Otomotif Punya Permintaan ke Pemenang Pilkada DKI Nanti

Pabrikan Otomotif Punya Permintaan ke Pemenang Pilkada DKI Nanti

Otomotif | Kamis, 16 Februari 2017 | 12:10 WIB

Hyundai Siap Melepas Tudung 2018 Elantra GT

Hyundai Siap Melepas Tudung 2018 Elantra GT

Otomotif | Senin, 06 Februari 2017 | 13:37 WIB

Hyundai Pamer Skuter Listrik Lipat di CES 2017

Hyundai Pamer Skuter Listrik Lipat di CES 2017

Otomotif | Kamis, 05 Januari 2017 | 09:42 WIB

Terkini

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026

Jakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:16 WIB

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda

Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos

Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan

Diserbu Hampir 1 Juta Pasien RI, Malaysia Kantongi RM2.2 Miliar dari Wisata Kesehatan

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:12 WIB

×