Presdir Baru Nissan Indonesia Punya Misi Khusus, Apa Itu?

Ririn Indriani, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 23 Mei 2017 | 20:42 WIB
Presdir Baru Nissan Indonesia Punya Misi Khusus, Apa Itu?
Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia Eiichi Koito. (Suara.com/Insan Krisnamusi)

Suara.com - Per 1 April 2017, PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) memiliki Presiden Direktur anyar bernama Eiichi Koito yang merupakan mantan orang Mitsubishi. Ia mengakui, para bos aliansi mengutus dia ke NMI untuk memuluskan proses aliansi Nissan-Mitsubishi di Indonesia.

"Ya, salah satu tugas saya adalah untuk memperlancar proses aliansi Nissan-Mitsubishi (di Tanah Air)," kata Koito dalam konferensi pers perkenalan dirinya, Selasa (23/5/2017) di Jakarta.

Nissan Motor Corporation (NMC), pada akhir 2016, memang membeli 34 persen saham Mitsubishi Motors Corporation (MMC). Sejak itu, Nissan-Mitsubishi-Renault menjadi aliansi.

Koito mengungkapkan memiliki misi memperlancar rencana berbagi platform kendaraan, suku cadang, pembelian (purchasing), dan logistik antara Nissan dengan Mitsubishi. Adapun salah satu kerja sama produk yang sudah diungkapkan semenjak akhir 2016 ialah untuk model low multi purpose vehicle (LMPV).

Nissan akan mengambil platform LMPV Mitsubishi yang akan meluncur pada Agustus nanti.

"Sinergi (antara Nissan-Mitsubishi) pertama dan relatif paling mudah yang harus dilakukan adalah untuk pembelian dan logistik. Setelah itu baru hal-hal lain seperti sinergi platform, mesin, transmisi," paparnya.

Sinergi dalam aliansi ini, menurut Koito, akan membuat Nissan serta Mitsubishi memiliki kemungkinan mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan model baru. Skala produksi pun dapat menjadi lebih besar berkat pembagian pembelian, suku cadang, platform, logistik.

"Biaya produksi menjadi bisa ditekan untuk meningkatkan profitabilitas, harga jual kendaraan juga dapat menjadi lebih kompetitif di pasar," pungkasnya.

Misi kedua Koito adalah membangun pondasi bisnis kuat bagi Nissan di Tanah Air. Untuk tahun ini, Nissan akan lebih fokus menyempurnakan jaringan dan layanan purnajual. "Sehingga, saat muncul produk baru, penetrasi pasar yang kami lakukan bisa lebih baik," ujarnya.

Nissan, terang Koito, pada tahun fiskal 2017 ini menargetkan pangsa pasar 3 persen dari total pasar yang diprediksi masih di kisaran 1 juta unit, sama dengan raihan pangsa pasar di tahun fiskal 2016 lalu. "Pembagian (penjualan) antara Nissan dengan Datsun relatif sama, 50-50," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nissan-Datsun Gelar Diskon Biaya Servis Jelang Lebaran

Nissan-Datsun Gelar Diskon Biaya Servis Jelang Lebaran

Otomotif | Kamis, 11 Mei 2017 | 14:56 WIB

Dampak Aliansi Nissan-Mitsubishi di Indonesia Mulai Terlihat

Dampak Aliansi Nissan-Mitsubishi di Indonesia Mulai Terlihat

Otomotif | Sabtu, 25 Maret 2017 | 10:15 WIB

Nissan Punya Alasan Terlantarkan Infiniti

Nissan Punya Alasan Terlantarkan Infiniti

Otomotif | Senin, 30 Januari 2017 | 20:32 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×