Honda-Hitachi Bentuk Perusahaan Pembuat Komponen Mobil Listrik

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 04 Juli 2017 | 12:39 WIB
Honda-Hitachi Bentuk Perusahaan Pembuat Komponen Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik sedang mengisi baterai. (Shutterstock)

Suara.com - Honda dan Hitachi bersepakat membuat perusahaan patungan (joint venture) yang akan membuat komponen mobil listrik. Besar investasi yang digelontorkan keduanya mencapai total 5 miliar yen (Rp590,86 miliar).

Perusahaan patungan antara Honda serta Hitachi, seperti diberitakan Automotive News, Selasa (4/7/2017), akan bermarkas di Jepang namun belum memiliki nama. Korporasi bentukan keduanya kelak bakal mengembangkan, memproduksi, serta menjual motor yang menggerakkan mobil listrik.

Mayoritas saham kelak dimiliki oleh Hitachi. Perusahaan elektronik itu nantinya menggenggam 51 persen saham. Honda, di sisi lain, mempunyai 49 persen saham sisa.

Motor-motor listrik tersebut direncanakan diproduksi di pabrik Hitachi di Kentucky, Amerika Serikat dan Cina yang memang khusus membuat komponen-komponen otomotif. Mereka bakal mengincar untuk menjadi pemasok komponen di AS, apalagi Cina yang jumlah permintaan plus perakit mobil listriknya terus meningkat.

Honda sendiri memperkenalkan sedan Clarity versi plug-in hybrid serta listrik murni tahun ini di pasar 'Negeri Paman Sam'.

Lebih lanjut, selain menjual pada pihak lain, Honda pun kelak memanfaatkan motor listrik tersebut bagi produk-produk mereka. Chief Executive Officer Honda Takahiro Hachigo mengatakan, pihaknya akan menggunakan komponen tersebut di mobil hibrida, plug-in hybrid, dan listrik murni.

Akan tetapi, ia menolak memberitahukan kapan komponen tersebut akan sampai ke pasar, juga berapa target penjualannya.

Honda menargetkan mobil listrik mampu berkontribusi dua per tiga dari keseluruhan penjualan mereka pada 2030. Kerja sama dengan Hitachi membuat Honda kini tak lagi mengembangkan mobil listrik mereka seorang diri dan mereka pun bisa membagi biaya riset plus produksi yang sangat tinggi.

Hachigo mengungkapkan, penyebaran ongkos produksi memang menjadi faktor penggerak terbentuknya perusahaan patungan Honda dengan Hitachi.

baca juga

Meski begitu, Honda masih menjadi satu-satunya pabrikan otomotif yang tidak memiliki kerja sama strategis dengan pabrikan lain untuk penelitian dan pengembangan teknologi mobil masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Listrik Murah Tesla Bakal Mulai Diproduksi Pekan Ini

Mobil Listrik Murah Tesla Bakal Mulai Diproduksi Pekan Ini

Otomotif | Senin, 03 Juli 2017 | 17:04 WIB

Tesla Janji Dirikan 14 Stasiun Supercharger di Korsel

Tesla Janji Dirikan 14 Stasiun Supercharger di Korsel

Otomotif | Senin, 03 Juli 2017 | 13:38 WIB

Toyota Anggap Mobil Hibrida Bukan Cuma Transisi ke Mobil Listrik

Toyota Anggap Mobil Hibrida Bukan Cuma Transisi ke Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 24 Juni 2017 | 16:15 WIB

Terkini

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:00 WIB

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:13 WIB

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:03 WIB

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:23 WIB

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:10 WIB

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:27 WIB

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte

Otomotif | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:21 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

×