Holden Tutup Pabrik, Industri Otomotif Australia Berakhir

Liberty Jemadu

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 05:24 WIB
Holden Tutup Pabrik, Industri Otomotif Australia Berakhir
Logo mobil GM Holden. [Shutterstock]

Suara.com - Industri otomotif Australia yang hampir berusia 100 tahun berakhir pada Jumat (20/10/2012) setelah GM Holden Ltd, salah satu unit produsen mobil Amerika Serikat, General Motors, menutup pabriknya di Australia Selatan.

Sebelumnya pada 2016 lalu Toyota dan Ford sudah menutup pabriknya di Australia dan menyebabkan ribuan orang kehilangan lapangan kerja. Kini mobil-mobil di pasar Australia diimpor dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

"Berakhirnya produksi mobil Holden di Australia adalah hari yang sangat menyedihkan bagi para pekerja dan bagi setiap warga Australia. Ini adalah akhir sebuah era," kata Perdana Menteri Malcolm Turnbull pada Jumat seperti dikutip Reuters.

Holden rencananya akan memindahkan produksinya ke Jerman, negara yang terkenal dengan teknologi robotik dalam perakitan mobil sehingga lebih efisien ketimbang membayar buruh di Australia.

Meningkatnya pendapatan dan rendahnya suku bunga memang telah mendorong warga Australia untuk membeli mobil baru, tetapi hanya sedikit yang tertarik pada Holden, yang terkenal dengan mobil-mobil penumpang berukuran besar.

"Konsumen ingin mobil kecil yang irit bahan bakar dan SUV. Pabrikan-pabrikan luar meraup untung di Australia karena berhasil mengubah cita rasa mereka," kata William McGregor, analis industri dari IBISWorld.

Holden, yang mulai memproduksi mobil pada 1948, dinilai gagal di negeri sendiri karena kebijakkan yang salah dari pemerintah Australia sendiri. Menurut Roy Green, dekan Fakultas Bisnis University of Technology Sydney, Holden hingga dekade 1980an dilindungi oleh pemerintah dengan kebijakan tarif impor.

"Industri lokal Australia memang ditakdirkan untuk gagal karena dibangun di atas kebijakan tarif yang sangat tinggi," kata Green kepada BBC.

"Saat tarif mulai diturunkan, ia tak bisa bersaing untuk diekspor. Ini terasa ketika mobil impor mulai membanjiri Australia dan industri lokal lambat beradaptasi, lambat memetik ide serta metode-metode baru," imbuh dia.

Memasuki 2013, ketika subsidi pemerintah mulai mengering, Holden mengumumkan tak lagi bisa memproduksi mobil di Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:09 WIB

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

×