Awas! Ganti Ban Standar dengan Ban Cacing Bisa Berujung Maut

Liberty Jemadu | Insan Akbar Krisnamusi
Awas! Ganti Ban Standar dengan Ban Cacing Bisa Berujung Maut
Ilustrasi sepeda motor dengan ban cacing. [Shutterstock]

"Apalagi kalau buat rem mendadak, sering hilang traksi."

Suara.com - Di jalan, kadang terlihat anak-anak muda yang mengganti ban standar sepeda motor dengan yang berukuran kecil atau sering disebut 'ban cacing'. Modifikasi semacam ini tidak disarankan karena sangat berbahaya bagi keselamatan.

Pemilik bengkel Jaw's Speed Depok, Heri Prasetyawan, menjelaskan bahwa ban cacing sebenarnya ditujukan untuk motor khusus drag race. Jika dipasangkan ke motor untuk keperluan sehari-hari, risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya amat besar.

"Bahaya sudah pasti. Itu (ban cacing), kan peruntukannya buat drag race. Biar motor lebih enteng," ujar Wawan, sapaan akrabnya, saat diwawancarai  Suara.com, Rabu (10/1/2017).

Bahaya tersebut, jelas dia, datang dari lebar tapak yang jauh lebih kecil dibandingkan ban standar. Motor akhirnya menjadi tidak stabil.

"Kalau tapaknya kurang lebar, saat dibawa menikung, sudah pasti licin. Lalu, kalau bocor juga enggak terasa," paparnya, "Apalagi kalau buat rem mendadak, sering hilang traksi."

Di samping itu, pelek motor juga gampang rusak.

"Pelek peang karena menghajar lubang sudah pasti. Apalagi permukaan bannya, kan tipis, enggak tebal," sambungnya.

Wawan pun  amat menyarankan orang-orang yang berniat menggunakan ban cacing, atau mereka yang sudah menggunakan, untuk menggantinya kembali ke ban standar pabrikan.

"Ban itu digunakan semestinya saja. Kalau untuk balapan, enggak masalah. Tapi kalau mengganti cuma untuk gaya, risikonya keselamatan," kata Wawan menyarankan.

loading...
loading...
Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS