Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam

Liberty Jemadu

Senin, 02 Februari 2026 | 15:51 WIB
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Penjualan mobil BYD turun tajam pada Januari 2026, setelah pemerintah China memangkas subsidi pembelian mobil listrik dan menghapus insentif untuk tukar tambah mobil bekas dengan mobil baru. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
baca 10 detik
  • Penjualan mobil BYD Januari turun 30,1 persen dari Januari 2025 dan turun 50,04 persen dibandingkan dengan Desember 2025.
  • Total ekspor Januari 2026 mencapai 100.482 unit, menunjukkan kenaikan tahunan 51,47% meski turun 24,55 persen secara bulanan.
  • Pemerintah China telah memangkas subsidi pembelian mobil listrik dan menghapus insentif tukar tambah mobil bekas dengan mobil baru.

Suara.com - Penjualan mobil BYD turun 30,1 persen pada Januari jika dibandingkan dengan raihan pada Januari tahun sebelumnya. Penurunan penjualan ini terjadi ketika Pemerintah China mulai memangkas insentif untuk penjualan mobil listrik di Tiongkok.

Dilansir dari Reuters dan CNEVPost, penurunan penjualan BYD itu sudah berlangsung dalam lima bulan terakhir. BYD pada Januari kemarin menjual 210.051 unit mobil, turun 30,1 persen dari Januari 2025 dan turun 50,04 persen dibandingkan dengan Desember 2025.

Sementara itu jumlah mobil yang diekspor mencapai 100.482 unit pada Januari kemarin, naik 51,47 persen dibanding periode yang sama tahun lalu tapi turun 24,55 persen dibandingkan sebulan sebelumnya.

Jumlah produksi BYD juga turun 29,1 persen.

Jika diuraikan, penjualan mobil jenis plug in hybrid (PHEV) BYD masih mendominasi. Sepanjang Januari, BYD menjual 122,269 unit PHEV turun 28,53 persen dibandingkan Januari 2025 dan turun 45,43 persen dibanding Desember.

Penjualan mobil listrik murni juga turun 33,6 persen per tahun dan 56,35 persen per bulan menjadi hanya 83.249 unit.

Pada awal Januari BYD mengatakan berambisi menjual 1,3 juta unit mobil di luar Tiongkok tahun ini, naik 24 persen dari capaian pada 2025 lalu. Tapi angka itu sebenarnya lebih rendah dari target yang diumumkan sebelumnya, yakni 1,6 juta unit.

Untuk mencapai targetnya itu, BYD pada tahun ini berencana mengoperasikan pabriknya di Hungaria - negara yang akan dijadikan pusat produksi mobil-mobil elektrifikasi BYD di Eropa.

Sebelumnya BYD juga sudah memiliki pabrik mobil listrik di Brasil dan Thailand. Sementara di Indonesia, pabrik perakitan mobil BYD rencananya mulai berproduksi pada awal 2026 ini.

baca juga

Pada 2025 lalu BYD sukses menggeser Tesla sebagai merek mobil listrik paling laris di dunia, setelah penjualan mobil dari perusahaan yang bermarkas di Shenzen, China itu melonjkak 150,7 persen mencapai 4,6 juta unit.

Tetapi pada 2026 ini prestasi itu tampaknya akan lebih sukar untuk dipertahankan. Pasalnya pemerintah China telah memangkas subsidi mobil listrik menjadi hanya 5 persen dari sebelumnya 10 persen. Selain itu subsidi untuk tukar tambah mobil bekas dengan mobil baru juga sudah dihapus.

Dengan pengurangan subsidi itu, persaingan ketat di China - pasar mobil terbesar di dunia - akan semakin ketat. BYD harus berhadapan dengan raksasa lokal lainnya seperti Geely dan Leapmotor yang juga menawarkan mobil listrik murah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?

Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?

Otomotif | Senin, 02 Februari 2026 | 08:40 WIB

Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan

Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan

Otomotif | Minggu, 01 Februari 2026 | 08:50 WIB

Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?

Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:17 WIB

BYD Pilih Vietnam Perkuat Cengkraman di ASEAN Lewat Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik

BYD Pilih Vietnam Perkuat Cengkraman di ASEAN Lewat Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:40 WIB

Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru

Lebarkan Sayap, BYD Incar India untuk Jadi Tempat Produksi Baru

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:27 WIB

Terkini

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Tepis Stigma Ban Serep, Riset Evident Catat 10 Wamen Berkinerja Moncer di Kabinet Merah Putih

Tepis Stigma Ban Serep, Riset Evident Catat 10 Wamen Berkinerja Moncer di Kabinet Merah Putih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Manfaatkan Limbah Kain Jadi Produk Estetik, UMKM Binaan BRI Ini Raup Sukses

Manfaatkan Limbah Kain Jadi Produk Estetik, UMKM Binaan BRI Ini Raup Sukses

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Cekcok Iuran Sampah Berujung Penganiayaan, Polisi Ringkus Pelaku Pemukulan Pedagang Sayur

Cekcok Iuran Sampah Berujung Penganiayaan, Polisi Ringkus Pelaku Pemukulan Pedagang Sayur

Bogor | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:55 WIB

I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa

I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dari Anti-Aging ke Skin Longevity, Tren Kecantikan Kini Lebih Fokus pada Kesehatan Kulit

Dari Anti-Aging ke Skin Longevity, Tren Kecantikan Kini Lebih Fokus pada Kesehatan Kulit

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Potret Sesak Rumah Petak 4x3 M di Kampung Bali: Dihuni 7 Orang, Sewa Sehari Rp30 Ribu

Potret Sesak Rumah Petak 4x3 M di Kampung Bali: Dihuni 7 Orang, Sewa Sehari Rp30 Ribu

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY

Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Pemain Laos Ditangkap Kasus Match Fixing Piala AFF 2026: Terlibat Sindikat Judi Negara Tetangga

Pemain Laos Ditangkap Kasus Match Fixing Piala AFF 2026: Terlibat Sindikat Judi Negara Tetangga

Bola | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:42 WIB

×